Ultah Jakarta, Mendagri Minta Pemprov DKI Tingkatkan Layanan Publik

Kompas.com - 22/06/2019, 13:42 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membri keterangan setelah menghadiri sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membri keterangan setelah menghadiri sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengucapkan selamat ulang tahun (Ultah) ke-492 untuk Kota Jakarta yang jatuh pada Sabtu (22/6/2019) ini.

Tjahjo meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan layanannya bagi seluruh warga yang beraktivitas di Jakarta dan tak terbatas pada warga ber-KTP DKI Jakarta.

"Karena warga DKI tidak hanya orang yang ber-KTP DKI saja tapi seluruh masyarakat Indonesia juga dari mancanegara, juga punya hak untuk bisa beraktivitas di Jakarta," kata Tjahjo usai menghadiri sidang paripurna DPRD DKI.

Tjahjo menilai, kinerja Pemprov DKI Jakarta selama ini sudah cukup baik apabila melihat turunnya angka kemiskinan dan angka pertumbuhan ekonominya yang di atas enam persen.


"Saya kira ada proses peningkatan, yang penting pelayanan masyarakat baik terhadap penduduk yang ber-KTP DKI maupun warga Indonesia maupun mancanegara yang dia beraktivitas dan tinggal di DKI harus diberikan yang terbaik," ujar Tjahjo.

Tjahjo juga mengapresiasi Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta yang dapat menjaga stabilitas keamanan Ibu Kota usai Pemilu 2019.

"Kami juga mengapresiasi pada Kepolisian, pada Kodam, Satpol PP mampu menjaga ketertiban keamanan dari tidak hanya kerusuhan kemarin tapi juga menjaga stabilitas yang ada di DKI," kata Tjahjo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X