Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Remaja yang Tewas dengan Tangan Terikat

Kompas.com - 23/06/2019, 23:35 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

TANGERANG, KOMPAS.com - Identitas pembunuh remaja yang ditemukan tewas dengan kaki dan tangannya terikat di pinggir jalan sudah dikantongi jajaran kepolisian resor Tangerang Selatan.

Jenazah remaja itu pertama kali ditemukan warga ketika melintas di Kampung Kebon Baru, Desa Babat, Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/6/2019).

"Identitasnya sudah kita kantongi, mohon doa ya," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho, Minggu (23/6/2019).

Baca juga: Tak Ada Kekerasan Seksual pada Jenazah dengan Kaki dan Tangan Terikat

"Tim Vipers (Satreskrim Polres Tangerang Selatan) sedang bergerak," katanya.

Korban diketahui bernama FSL (17) yang merupakan warga Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

FSL pertama kali ditemukan mengenakan pakaian cokelat dan celana panjang putih.

Baca juga: Ada Luka Benda Tumpul pada Jenazah Remaja dengan Kaki dan Tangan Terikat

Korban ditemukan dengan kondisi leher, kaki, dan tangan yang terikat tali rafia di semak-semak dekat danau bekas galian pasir.

Jasad FSL sempat tidak dikenali lantaran tidak adanya identitas saat pertama kali ditemukan warga.

 

Hasil forensik menunjukkan adanya bekas kekerasan tumpul pada leher yang menyumbat jalan napas sehingga korban tewas.

Baca juga: Seorang Remaja Wanita Tewas dengan Leher dan Tangan Terikat di Tangerang

Selain itu, hasil pemeriksaan forensik di RSUD Tangerang itu juga menemukan pendarahan di sekujur tubuh korban serta adanya luka lebam di bagian wajahnya.

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Polisi Sebut Sudah Ketahui Identitas Pembunuh Wanita di Legok Tangerang.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

Megapolitan
Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Megapolitan
Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X