Mantan Suami Denada, Jerry Aurum Konsumsi Narkoba Sejak 2016

Kompas.com - 25/06/2019, 17:05 WIB
Suami penyanyi rap Denada, fotografer Jerry Aurum diabadikan usai menjalani sidang perceraian dengan agenda pembacaan gugatan cerai, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (3/8/2015). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANSuami penyanyi rap Denada, fotografer Jerry Aurum diabadikan usai menjalani sidang perceraian dengan agenda pembacaan gugatan cerai, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (3/8/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit 1 Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Purnama Oktora mengatakan, mantan suami Denada, Jerry Aurum, sudah aktif mengonsumsi narkoba sejak 2016.

"Dari keterangan yang bersangkutan dari tahun 2016 pemakai aktifnya," kata Arif, Selasa (25/06/2019).

Ia mengatakan, Jerry yang berprofesi sebagai fotografer tersebut ditangkap pada 19 Juni malam di sebuah perumahan di kawasan Tangerang Selatan, Banten.

Baca juga: Mantan Suami Denada Ditangkap, Polisi Amankan Ekstasi hingga Tembakau Gorila

Polisi mengamankan beberapa jenis narkotika hasil penggerebekan tersebut.

"Barang bukti yang diamankan beberapa butir ekstasi atau inex terus sepaket ganja dan tembakau gorila," ujarnya. 

Berdasarkan keterangan Jerry, lanjut dia, narkoba tersebut dia konsumsi sendiri. 

Baca juga: Manajer Sebut Denada Shocked Dengar Kabar Mantan Suaminya Ditangkap karena Narkoba

Setelah dilakukan tes urine, Jerry positif menggunakan metaphitamine.

"Itu bahan yang ada di kandungan ekstasi," kata Arif.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X