Setelah Lebaran, 7.400 Pendatang Baru Menetap di Jakarta Utara

Kompas.com - 26/06/2019, 22:42 WIB
Warga Pendatang Baru Yang Mengurus SKDS di Pengangsaan, Kelapa Gading Jakarta Utara Dok. Kominfotik Jakarta UtaraWarga Pendatang Baru Yang Mengurus SKDS di Pengangsaan, Kelapa Gading Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Utara mencatat sebanyak 7.400 pendatang baru menetap di Jakarta Utara pasca Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim Sinurat mengatakan, jumlah tersebut didapatkan setelah dilakukan pendataan pada 14-24 Juni 2019.

"Dari jumlah tersebut, ada 4.347 orang yang memproses surat keterangan domisili sementara (SKDS). Kalau dibandingkan tahun lalu, jumlah pendatang baru di wilayah Jakarta Utara tergolong menurun," ujar Erik saat dikonfirmasi, Rabu (26/6/2019). 

Baca juga: Operasi Bina Kependudukan di Jakarta Pusat Digelar Rabu Esok

Untuk membantu pendatang mengurus SKDS, pihaknya menggelar bina kependudukan di Kantor Sekretariat RW 002 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading. 

Lokasi tersebut dipilih karena letaknya yang berdekatan dengan pabrik dan tempat usaha.

Selain itu, Kelurahan Pengangsaan berada di area perbatasan Jakarta Utara dengan Jakarta Timur.

Baca juga: Banyak Indekos, RW 001 Cipulir Jadi Sasaran Operasi Bina Kependudukan

"Hari ini kami melayani warga pendatang untuk kepengurusan dokumen kependudukan. Ada 470 SKDS yang sudah tercetak di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua," ucapnya.

Kegiatan ini akan kembali dilakukan di RW 004 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan pada 3 Juli 2019. 

"Wilayah Pejagalan menjadi lokasi selanjutnya nanti kami akan datangi apartemen di sana untuk melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan," ujar Erik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X