Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan Pelaku yang Bacok Istri karena Tolak Berhubungan Badan

Kompas.com - 10/07/2019, 17:49 WIB
ILUSTRASI Penjahat ditangkap KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANILUSTRASI Penjahat ditangkap

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polsek Tanjung Priok memeriksakan kejiwaan Anton Nuryanto (37) yang diamankan karena membacok istrinya sendiri.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto mengatakan, pemeriksaan Anton berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Supriyanto menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah Anton mengalami gangguan kejiwaan saat melukai istrinya.


"Dari rujukan dokter atau hasil pemeriksaan, kita dapat mengambil langkah, apakah nanti ditahan di rumah sakit kejiwaan atau bagaimana," kata Supriyanto saat dihubungi Rabu (10/7/2019).

Selain itu, polisi telah memeriksa saksi tambahan, antara lain ketua RT dan RW tempat Anton mengontrak di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga: 6 Fakta Suami Bacok Istri karena Menolak Ajakan Berhubungan Badan

Sementara itu, kondisi korban yang dirawat di RSUD Koja, perlahan mulai membaik.

Sebelumnya, Anton diketahui membacok istrinya sndiri di kontrakan mereka pada Jumat (5/7/2019).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Polisi, Anton melakukan aksinya karena sang istri menolak ajakan untuk berhubungan badan.

Supriyanto mengatakan, ajakan tersebut berulangkali diminta Anton, tetapi sang istri terus menolak.

Baca juga: Perilaku Suami yang Bacok Istri Berubah Setelah Mudik Lebaran

"Akhirnya kesal, dia ambil golok. Golok yang ada di lemari diambil, langsung diserang istrinya," ucapnya.

Korban kemudian teriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar hal tersebut mendatangi kontrakan mereka.

Antonpun diamankan dan dibawa ke Mapolsek Metro Jakarta Utara.

Akibat perbuatannya, Anton dijerat Pasal 44 Undang Undang RI tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: Lepas dari Pasungan, Pria Gangguan Jiwa Ini Bacok Ibu dan Kakaknya



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Megapolitan
Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Megapolitan
Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Megapolitan
Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Megapolitan
Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X