Orangtua di Duren Jaya Bekasi Kaget Tiba-tiba Muncul SMPN 57

Kompas.com - 10/07/2019, 18:41 WIB
Pemandangan dari koridor lantai dua SDN 10 Duren Jaya yang akan dialihfungsikan jadi unit sekolah baru SMPN 57 Bekasi, Rabu (10/7/2019). Vitorio MantaleanPemandangan dari koridor lantai dua SDN 10 Duren Jaya yang akan dialihfungsikan jadi unit sekolah baru SMPN 57 Bekasi, Rabu (10/7/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah perempuan yang tinggal di Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, kaget dengan munculnya unit sekolah baru (USB) SMPN 57 Bekasi di kelurahan mereka.

SMPN 57 Bekasi akan memakai gedung eks SDN 10 Duren Jaya. Murid SDN 10 bakal dilebur (merger) dengan 3 SDN lainnya yang berada dalam satu kompleks, yakni SDN 1, 3, dan 8 Duren Jaya.

Kemunculan USB SMPN 57 jadi mengagetkan karena baru diinformasikan kepada warga pada hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Bekasi tahap kedua, Selasa (9/7/2019) kemarin.

"Sebenarnya sudah lama ada omongan-omongan mau ada SMP negeri di sini, cuma kemarin-kemarin melempem kayak enggak jadi," ujar Roswati, salah satu orangtua murid saat ditemui di depan rumahnya, Rabu.

Sejumlah perempuan teman berbincang Roswati yang enggan disebut namanya mengatakan, kemunculan SMPN 57 Bekasi pada hari kedua PPDB tahap dua membuatnya sedikit jengkel. Pasalnya, ia telanjur mendaftarkan anaknya ke SMP swasta.

Baca juga: Orangtua Bersyukur, Pemkot Mendadak Bikin SMPN di Duren Jaya Bekasi

 

Anaknya tak mendapat sekolah pada sistem zonasi PPDB tahap satu di dua SMP terdekat, yakni SMPN 11 dan SMPN 32 Bekasi. Ia kalah bersaing karena dua calon sekolahnya berada di lain kelurahan, yakni Aren Jaya.

"Ke SMPN 32 itu angkanya kemarin 1.650 meter, enggak dapat anak saya," kata perempuan tersebut.

"Pas Jumat tahu anak enggak keterima ,sudah langsung ke swasta mikirnya. Waktu itu belum dikasih tahu kalau bakal ada SMPN 7 Bekasi, baru dikasih tahunya Selasa. Kalau tahu, ke sini saja. Kalau ke swasta kan duit pendaftarannya mana bisa dikembaliin?" kata dia.

Perihal keterlambatan penetapan adanya USB SMPN 57 Bekasi juga diakui guru olahraga SDN 10 Duren Jaya, Zili.

"Pas pendaftaran tahap pertama belum dibuka (SMPN 57 Bekasi). Baru banget dibuka saya baru tahu kemarin rapat terakhir itu membahas merger SD-SD, belum bahas soal ada dibuka SMP," kata Zili.

"Jadi pas hari Selasa jadi SMP, terus setelah diminta jadi SMP kami langsung beresin ini. Langsung kami geber," imbuhnya.

Kompas.com coba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, untuk mengonfirmasi lebih lanjut, tetapi belum mendapatkan tanggapan. Namun, Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Mawardi membenarkan hal ini.

"Iya, benar ada USB SMPN 57 di Duren Jaya," kata Mawardi, Rabu sore.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X