Pihak Universitas Uhamka Pastikan Pecat Mahasiswa yang Kedapatan Pakai Ganja

Kompas.com - 12/07/2019, 18:59 WIB
Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Leli Qodariah saat ditemui di kampus Uhamka, Jumat (11/7/2019)KOMPAS.com - Walda Marison Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) Leli Qodariah saat ditemui di kampus Uhamka, Jumat (11/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka ( Uhamka) Leli Qodariah mengaku prihatin dengan ditahannya satu mahasiswa karena menggunakan ganja.

Dia memastikan, setiap mahasiswa yang kedapatan menggunakan atau mengedarkan narkoba akan dikeluarkan dari kampus Uhamka.

"Ketika ditemukan atau mendekati itu (menggunakan narkoba), mahasiswa itu akan dipecat dan kita akan serahkan kepada proses hukum dan itu sudah komitmen kami," ujar dia saat ditemui di kampus Uhamka, Jumat (12/7/2019).


Satu mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Uhamka berinisial R (20) diketahui positif gunakan narkoba. Dalam razia narkoba siang tadi, Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan langsung mengamankan R setelah hasil tes urine-nya positif pengguna ganja.

Baca juga: Polisi Gelar Razia Narkoba di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

R diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, Leli mengaku mengapresiasi kegiatan yang dilakukan polisi di kampus Uhamka. Dia menilai permasalahan narkoba bukan hanya tugas dari para penegak hukum, tapi juga bagian dari tugas para tenaga pendidik.

"Narkoba ini adalah persoalan  bangsa dan negara jadi kami sebagai insan pendidikan kita harus sama sama mengusahakan  mahasiswa nya tidak sedikit pun mendekati hal yang haram itu," ucap dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Sindikat Penipu yang Jual Apartemen Fiktif di Ciputat Berhubungan Keluarga

Megapolitan
Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Demo di Depan Istana, Mahasiswa Papua Teriakkan Referendum

Megapolitan
Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Tipu 455 Orang Pembeli, Penjual Apartemen Fiktif di Ciputat Tak Pernah Urus IMB

Megapolitan
Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X