Dehidrasi dan Diare, Dua Pencari Suaka di Kalideres Dibawa ke RS

Kompas.com - 15/07/2019, 22:11 WIB
Dokter dari Puskesmas Kalideres saat melayani para pencari suaka di Gedung eks Kodim, Jakarta Barat pada Senin (15/07/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMDokter dari Puskesmas Kalideres saat melayani para pencari suaka di Gedung eks Kodim, Jakarta Barat pada Senin (15/07/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua orang pencari suaka di Gedung Eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat dibawa ke rumah sakit pada Senin (15/07/2019).

Dokter dari Puskesmas Kalideres, Cindy Sanders salah satu yang harus dibawa di rumah sakit masih anak-anak.

"Dehidrasi sama diare dan muntah. Satunya anak-anak, dibawa ke RSUD Cengkareng pagi tadi," kata Cindy saat ditemui di Gedung eks Kodim, Jakarta Barat pada Senin (15/07/2019).

Baca juga: Pemerintah Salurkan Rp 267 Juta Bantu Logistik Pencari Suaka

Cindy telah memeriksa 190 pasien pada hari kelima para pencari suaka menetap di gedung itu.

"Kalau awal-awal itu bisa sampai seribuan orang yang periksa. Rata-rata keluhannya diare, mual, demam, dan infeksi," katanya.

Sebagai informasi, pelayanan kesehatan untuk para pencari suaka dibuka pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Para pencari suaka ini dipindahkan ke Gedung Eks Kodim, Kalideres, setelah sebelumnya menginap berhari-hari di trotoar Jalan Kebon Sirih. Tepatnya, mereka menginap di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk meminta bantuan dan jaminan perlindungan dari lembaga itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X