Anies, Lulung, hingga HNW Ikut Lebaran Betawi di Monas

Kompas.com - 21/07/2019, 12:44 WIB
Gubernur Anies Baswedan saar sambutan di Lebaran Betaawi,  Monas,  Minggu (21/7/2019). CYNTHIA LOVAGubernur Anies Baswedan saar sambutan di Lebaran Betaawi, Monas, Minggu (21/7/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

 

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Lebaran Betawi di Monas, Jakarta Pusat. Ini adalah hari ketiga acara Lebaran Betawi ini berlangsung.

Pantauan Kompas.com pada Minggu (21/7/2019), para pejabat tampak datang menghadiri acara ini, mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Jakarta Abraham Lunggana atau Lulung, dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Para wali kota Jakarta pun terlihat hadir dalam acara itu.

Anies tampak mengenakan  beskap khas Betawi berkelir hitam lengkap dengan peci warna senada.

Dia didampingi sang istri, Fery Farhati yang duduk di depan panggung dengan mengenakan kebaya hijau.

Baca juga: Lebaran Betawi di Monas, Sejumlah Pengunjung Berjejalan di Stan Makanan Gratis

Mereka tampak memadati panggung dengan menikmati alunan musik Betawi yang terus diputarkan.

Sementara itu, beberapa warga lainnya memadati stan-stan ornamen khas dari berbagai wilayah Jakarta.

Dalam sambutannya, Anies mengumandangkan tema persatuan yang diusungnya untuk acara ini.

"Masyarakat Betawi dalam sejarahnya saat merayakan ulang tahun kota Jakarta bahwa masyarakat di kota ini telah menjadi tuan rumah yang kuat dan bisa menjadi simpul  persatuan," ucap Anies.

Dengan menjadi tuan rumah, ia berharap tradisi Betawi bisa terus dikembangkan.

"Budaya betawi harus dikembangkan dan bersyukur salah satu budaya Betawi di masyarakat adalah takbiran, Alhamdulillah mulai tahun sudah dihidupkan,  ini tanah kota rumah kita jangan jadi penonton di rumah kita sendiri," tutur Anies. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X