Ini Alasan Para Pelaku Mengincar Mobil Honda untuk Dibobol

Kompas.com - 22/07/2019, 21:55 WIB
Tiga orang pelaku pencuri spesialis membobol mobil merek Honda yang diamankan di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara JIMMY RAMADHAN AZHARITiga orang pelaku pencuri spesialis membobol mobil merek Honda yang diamankan di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencuri spesialis congkel mobil berinisial MF (37), SFD (38), dan HRD (28) mengaku sengaja memilih mobil bermerk Honda sebagai sasaran mereka saat beroperasi di mall-mall yang ada di Jakarta.

Terbukti mobil-mobil yang pernah mereka bobol yakni Honda Accord, Honda Brio, Honda CR-V, Honda Freed, Honda Jazz, dan Honda Civic.

Alasannya, mobil-mobil tersebut tidak mengeluarkan suara berisik saat mereka mencongkel mobil tersebut dengan kunci T.

"Karena relatif Honda alarmnya enggak nyala. Itu yang sudah-sudah kayak begitu, belajar dari kawan-kawan," kata MF saat ditanyai wartawan di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (22/7/2019).

Baca juga: Polisi Ringkus Sekelompok Pencuri Spesialis Bobol Mobil Honda

Selain itu, ia mengaku belajar mecongkel mobil Honda tersebut dari salah seorang temannya sesama pencuri di daerah Palembang, Sumatera Selatan.

Sudah lebih dari lima tahun menjadi pencuri dengan modus tersebut, ia mengaku hanya membutuhkan  waktu dua sampai tiga menit untuk membobol sebuah mobil.

"Saya langsung ambil kunci, mendekat ke arah lubang kunci, terus saya buka dari (pintu) belakang, alaralmnya nggak bunyi, hanya lampu kedip-kedip," ujarnya.

Sementara SFD diperintahkan MF untuk mencari mobil yang terparkir di dalam mall untuk mereka bobol.

Baca juga: Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Setelah mobil sasaran ditemukan, ia akan mengecek bawaan pemilik mobil yang ditinggalkan di parkir menggunakan sebuah senter.

"Saya yang memantau, saya tutun dari mobil lalu saya senter (kaca mobil). Setelah itu saya matiin senter, saya masuk lagi kedalam mobil. Baru saya bilang ada barang berharga," ucapnya

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Titik Operasi Zebra Jaya adalah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Pelanggaran

Titik Operasi Zebra Jaya adalah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Pelanggaran

Megapolitan
Tim Elang Laut Amankan 5 Pak Ogah dan Pemalak Sopir Truk

Tim Elang Laut Amankan 5 Pak Ogah dan Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
3 Preman di Cakung yang Terekam Video Palak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap

3 Preman di Cakung yang Terekam Video Palak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Majikan yang Aniaya ART di Cengkareng

Kronologi Penangkapan Majikan yang Aniaya ART di Cengkareng

Megapolitan
PUPR Serahkan Rusunawa Pasar Rumput ke Pemprov DKI Akhir 2019

PUPR Serahkan Rusunawa Pasar Rumput ke Pemprov DKI Akhir 2019

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X