Pameran Hologram Monas Week Habiskan Dana Rp 1,4 Miliar

Kompas.com - 23/07/2019, 13:02 WIB
Pertunjukan video mapping Asian Games 2018 di Monas, Jakarta, Senin (13/8/2018). Menyambut Asian Games 2018 Pemprov DKI Jakarta menyajikan atraksi video mapping laser dan air mancur, Warga pun bisa menyaksikan atraksi ini setiap hari mulai tanggal 17 agustus hingga 2 september secara gratis mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPertunjukan video mapping Asian Games 2018 di Monas, Jakarta, Senin (13/8/2018). Menyambut Asian Games 2018 Pemprov DKI Jakarta menyajikan atraksi video mapping laser dan air mancur, Warga pun bisa menyaksikan atraksi ini setiap hari mulai tanggal 17 agustus hingga 2 september secara gratis mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
|

JAKARTA, KOMPAS.COM — Pameran hologram bertajuk Kala Jakarta diselenggarakan mulai hari ini, Selasa (23/7/2019) di museum sejarah nasional, Monas, Jakarta Pusat.

Melalui instalasi transparan berukuran 4x6 meter yang terbuat dari layar holo (holo screen) dan proyektor khusus, pameran hologram itu disebut menelan dana sebesar Rp 1,7 miliar.

"Itu hasil lelang, hasil tender. Semuanya Rp 1,7 miliar dari APBD," ujar Kasubag Tata Usaha UPK Monas Arista Nurbaya ketika dihubungi Kompas.com pada Selasa (23/7/2019).

Menurut Arsita, penganggaran pameran hologram itu sudah sejak tahun 2018 melalui prosedur pengadaan barang dan jasa dari pemerintah.

Angka 1,7 miliar merupakan angka biaya ditambahkan pajak.

Dana bersih yang digunakan sebenarnya hanya Rp 1,4 miliar. 

Baca juga: Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Anggaran tersebut telah mencakup seluruh kegiatan yang dilaksanakan, dari perencanaan konsep, sewa alat, jasa kreatif, hingga pengoperasian alat.

Alat ini dioperasikan selama pameran berlangsung, yaitu sembilan hari.

Tiap hari ada enam kali pertunjukan yang dilangsungkan malam hari.

Arista mengatakan, tujuan pameran hologram itu adalah untuk menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan variasi wisata khususnya di Monas.

Monas akhir-akhir ini tengah diupayakan untuk menjadi pusat daya tarik wisata Jakarta.

Teknologi baru ini diharapkan bisa mengajak masyarakat dan wisatawan untuk mau mempelajari sejarah DKI Jakarta.

Baca juga: Kilas Balik Lebaran Betawi 2019 yang Perdana Digelar di Monas...

"Harapannya Pemprov DKI sendiri sudah berinisiatif dengan media baru dan diharapkan dari masyarakat juga ada apresiasi untuk ke museum (sejarah nasional)," kata Arista.

Pameran hologram merupakan salah satu rangkaian acara dari Monas Week.

Pertujunjukan itu diangkat dari tingginya antusiasme masyarakat pada acara video mapping yang dilaksanakan di Monas tahun lalu dalam rangka memeriahkan Asian Games 2018.

Pada perayaan HUT Republik Indonesia 17 Agustus 2019, Monas Week akan menyelenggarakan lighting show di kawasan Monas.

Sementara pada Desember akan diadakan video mapping pada waktu pergantian tahun menuju tahun 2020.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X