Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Kompas.com - 24/07/2019, 11:01 WIB
Pitra Romadoni akan bersaksi di sidang praperadilan Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019) KOMPAS.com - Walda MarisonPitra Romadoni akan bersaksi di sidang praperadilan Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini sidang praperadilan dengan pemohon Kivlan Zen akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Agendanya adalah pemeriksaan saksi dari pihak pemohon atau Kivlan Zen.

Salah satu saksi yang dihadirkan Kivlan Zen adalah Pitra Romadoni. Dia bahkan sudah datang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Ini kan sidang praperadilan. Saya diminta Kivlan Zen untuk memberikan keterangan kesaksian dengan sebenar-benarnya terhadap penangkapan, penahanan, dan penyitaan barang bukti oleh Polda Metro Jaya," ucap dia di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

Dia tidak mau berbicara banyak soal keterangan apa saja yang akan disampaikan di muka sidang. Namun, dia akan menyampaikan proses penetapan tersangka Kivlan Zen yang dianggap tidak sah.

Baca juga: Kuasa Hukum Kivlan Zen Nilai Penetapan Tersangka Kliennya Tak Sesuai Prosedur

"Jadi garis umumnya itu yang akan saya sampaikan keterangan sesuai dengan fakta yang sebenarnya dan apa yang dialami oleh Kivlan dan nanti hakim yang akan menguji apakah proses penahanan Kivlan Zen ini sah sesuai KUHP," ucap dia.

Untuk diketahui, nama Pitra Romadoni mungkin sudah tidak asing lagi oleh publik. Nama dia kerap dikaitkan dengan Kivlan Zen beberapa waktu belakangan.

Terang saja, Pitra Romadoni sempat jadi pengacara Kivlan selama menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya.

Baca juga: Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Kivlan Zen merupakan tersangka kasus makar dan kepemilikian senjata api ilegal untuk rencana pembunuhan tokoh nasional.

Ia ditahan di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan.

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan ini berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019 di Jakarta pada 21-22 Mei 2019.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panitia Pemilihan Wagub DKI Ditetapkan, Berikut Daftar Nama Anggota dan Tugasnya

Panitia Pemilihan Wagub DKI Ditetapkan, Berikut Daftar Nama Anggota dan Tugasnya

Megapolitan
Koalisi PKS dan Golkar di Pilkada Depok 2020 Bakal Terjadi?

Koalisi PKS dan Golkar di Pilkada Depok 2020 Bakal Terjadi?

Megapolitan
Kronologi Pelecehan Seksual Mahasiswi UI di Lingkungan Kampus

Kronologi Pelecehan Seksual Mahasiswi UI di Lingkungan Kampus

Megapolitan
Uji Coba Aspal Formula E Selesai, Komisi Pengarah Ingatkan soal Syarat yang Belum Dipenuhi

Uji Coba Aspal Formula E Selesai, Komisi Pengarah Ingatkan soal Syarat yang Belum Dipenuhi

Megapolitan
Polisi Tetapkan Pengemudi yang Tabrak Ibu Hamil di Palmerah sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Pengemudi yang Tabrak Ibu Hamil di Palmerah sebagai Tersangka

Megapolitan
Pengendara Mobil yang Tabrak Ibu Hamil hingga Tewas Diduga Kaget dan Salah Injak Pedal

Pengendara Mobil yang Tabrak Ibu Hamil hingga Tewas Diduga Kaget dan Salah Injak Pedal

Megapolitan
Mahasiswi UI Korban Pelecehan Seksual di Kampusnya Berani Bicara meski Dihantui Trauma

Mahasiswi UI Korban Pelecehan Seksual di Kampusnya Berani Bicara meski Dihantui Trauma

Megapolitan
Laporkan Pelecehan Seksual yang Menimpanya, Mahasiswi UI Malah Disalahkan Petugas Keamanan

Laporkan Pelecehan Seksual yang Menimpanya, Mahasiswi UI Malah Disalahkan Petugas Keamanan

Megapolitan
Pulang Kuliah Sore, Mahasiswi UI Alami Pelecehan Seksual di Kampusnya

Pulang Kuliah Sore, Mahasiswi UI Alami Pelecehan Seksual di Kampusnya

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Kementerian LH Kaji Ulang Amdal KCIC

Pemkot Bekasi Minta Kementerian LH Kaji Ulang Amdal KCIC

Megapolitan
Kapolres Jakbar: Kami Tidak Menargetkan Artis atau Figur Publik dalam Kasus Narkoba

Kapolres Jakbar: Kami Tidak Menargetkan Artis atau Figur Publik dalam Kasus Narkoba

Megapolitan
Tanam Pohon Ganja di Indekos, Supermen dan Temannya Diringkus Polisi

Tanam Pohon Ganja di Indekos, Supermen dan Temannya Diringkus Polisi

Megapolitan
Cegah Banjir, 9 Stasiun MRT Fase 2 Akan Dipasangi Panel Pelindung

Cegah Banjir, 9 Stasiun MRT Fase 2 Akan Dipasangi Panel Pelindung

Megapolitan
Proyek Tol Kalimalang hingga KCIC Dinilai Kurangi Jumlah RTH di Bekasi

Proyek Tol Kalimalang hingga KCIC Dinilai Kurangi Jumlah RTH di Bekasi

Megapolitan
Menhub Prihatin Ribuan Jamaah Umrah Batal Berangkat

Menhub Prihatin Ribuan Jamaah Umrah Batal Berangkat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X