Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Kompas.com - 24/07/2019, 12:49 WIB
Artis Kriss Hatta saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis Kriss Hatta saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Kris Hatta ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penganiayaan.

Saat ini, Kris Hatta tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

"Iya benar (sudah ditangkap)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Kendati demikian, Argo tak merinci lebih lanjut kronologi penangkapan Kris Hatta tersebut.

"Nanti ya dijelaskan," ungkap Argo.

Baca juga: Kriss Hatta Menata Hidup Usai Bebas dari Penjara: Jual Rumah Bersama Hilda hingga Jadi YouTuber

Padahal, Kriss Hatta baru saja divonis bebas dalam sidang putusan kasus pemalsuan dokumen pernikahan, awal Juli ini. Kini ia kembali terjerat dalam kasus hukum.

Sebelumnya, Kris Hatta dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Antony Hillenaar atas kasus dugaan penganiayaan. Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi nomor LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tanggal 6 April 2019.

Kejadian dugaan penganiayaan itu terjadi pada 6 April di sebuah tempat hiburan malam Dragonfly, Jakarta Selatan.

Saat itu, Kriss Hatta terlibat cekcok dengan salah satu temannya. Antony pun beriktikad baik untuk melerai percekcokan tersebut.

"Jadi, menurut informasi dari pelapor bahwa dia melihat temannya cekcok dengan terlapor. Pelapor berusaha melerai, tapi belum sempat melerai, dia malah dipukul," ungkap Argo.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Megapolitan
Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Megapolitan
Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Megapolitan
BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

Megapolitan
Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Megapolitan
Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Megapolitan
Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Megapolitan
Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Megapolitan
Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X