Dinas Bina Marga Akan Benahi Kabel-Kabel yang Menjutai di Jakarta Selatan

Kompas.com - 01/08/2019, 12:50 WIB
kabel bergantung terlalu rendah di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019) KOMPAS.com - Walda Marisonkabel bergantung terlalu rendah di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan akan memeriksa kabel-kabel utilitas yang dipasang terlalu rendah dan berantakan di wilayah Jakarta Selatan.

"Nanti akan kami cek, apakah itu punya PLN atau bukan," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Hari mengatakan, kabel - kabel tersebut secepatnya akan dirapikan karena pihaknya berencana memasukan jaringan kabel itu ke dalam tanah. Hal tersebut sebagai bentuk pembenahan agar kondisi kabel tidak menganggu pedestarian atau pejalan kaki.

Baca juga: Warga Resah, Kabel Berjuntai dan Berantakan di Jakarta Selatan

"Jadi sebelum kami lakukan tindakan (memasukan kabel ke dalam tanah), kami surati pihak terkait untuk merelokasi daerah-daerah yang memang kena penataan kawasan (untuk) pedestrian maupun yang lainya," ucap dia.

Pihak-pihak terkait akan diberikan surat pemberitahuan oleh Dinas Binamarga selama beberapa bulan ke depan. Jika pihak terkait tidak mempedulikan surat tersebut, Hari memastikan pihaknya akan mengambil langkah tegas.

"Nah kami surati dulu selama beberapa bulan. Nanti setelah mendekati hari H, kalo enggak menanggapi surat, kami potongin (kabelnya)," ucap Hari.

Kabel-kabel yang bergantung rendah dan berantakan itu terlihat di beberpa titik di Jakarta Selatan, di antaya di Jalan TB Simatupang arah ke Pasar Rebo dan sepanjang Jalan Kemang Raya III arah ke pertigaan McDonald's Kemang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tetapkan 131 Tersangka Pedemo Omnnibus Law di Jakarta, 20 Orang yang Bakar Halte

Polisi Tetapkan 131 Tersangka Pedemo Omnnibus Law di Jakarta, 20 Orang yang Bakar Halte

Megapolitan
Pakar Hukum Pidana UI: Pelaku Kerusuhan Demo Omnibus Law Harus Diusut Sampai Pengadilan

Pakar Hukum Pidana UI: Pelaku Kerusuhan Demo Omnibus Law Harus Diusut Sampai Pengadilan

Megapolitan
Pengamat Sebut Ada 'Orkestrasi Massa' di Balik Kericuhan Demonstrasi Tolak Omnibus Law

Pengamat Sebut Ada "Orkestrasi Massa" di Balik Kericuhan Demonstrasi Tolak Omnibus Law

Megapolitan
Pemkot Bekasi Targetkan Periksa 10.000 Spesimen Tes Covid-19 hingga 10 Hari ke Depan

Pemkot Bekasi Targetkan Periksa 10.000 Spesimen Tes Covid-19 hingga 10 Hari ke Depan

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober di Tangsel: Bertambah 4 Kasus Positif, 90 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober di Tangsel: Bertambah 4 Kasus Positif, 90 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Pasien Covid-19 Berkurang, Pemkot Tangerang Kurangi Fasilitas Isolasi Mandiri

Pasien Covid-19 Berkurang, Pemkot Tangerang Kurangi Fasilitas Isolasi Mandiri

Megapolitan
Mengaku Sudah Bekerja Maksimal, Ketua Pansus Banjir DKI: Kuncinya Ada di Gubernur

Mengaku Sudah Bekerja Maksimal, Ketua Pansus Banjir DKI: Kuncinya Ada di Gubernur

Megapolitan
42 Motor Pedemo yang Ditinggal Saat Ricuh Masih di Polda Metro Jaya

42 Motor Pedemo yang Ditinggal Saat Ricuh Masih di Polda Metro Jaya

Megapolitan
55 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Sebarannya

55 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Sebarannya

Megapolitan
Pelecehan Remas Payudara Kerap Terjadi di Tangsel, Polisi Perlu Patroli Rutin di Lokasi Kejadian

Pelecehan Remas Payudara Kerap Terjadi di Tangsel, Polisi Perlu Patroli Rutin di Lokasi Kejadian

Megapolitan
Antisipasi Demo Rusuh dan Penjarahan, Polisi Jaga Ketat Pasar Glodok

Antisipasi Demo Rusuh dan Penjarahan, Polisi Jaga Ketat Pasar Glodok

Megapolitan
Polisi: Artis RR Gunakan Sabu Buat Kuruskan Badan

Polisi: Artis RR Gunakan Sabu Buat Kuruskan Badan

Megapolitan
Amankan Aksi Demo Tolak Omnius Law, Satpol PP Jakpus Akan Terjunkan 40 Personel

Amankan Aksi Demo Tolak Omnius Law, Satpol PP Jakpus Akan Terjunkan 40 Personel

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Satpol PP Jakpus Jaring 2.078 Pelanggar Tak Pakai Masker

Selama PSBB Transisi, Satpol PP Jakpus Jaring 2.078 Pelanggar Tak Pakai Masker

Megapolitan
Gubernur Banten Sesalkan Kerumunan Massa Saat Pendaftaran Bantuan UMKM di Kota Tangerang

Gubernur Banten Sesalkan Kerumunan Massa Saat Pendaftaran Bantuan UMKM di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X