Beberapa Peserta Demo Bubarkan Diri, Arus Lalin Depan Kantor Gojek Lancar

Kompas.com - 05/08/2019, 17:49 WIB
Situas Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, depan kantor Gojek pada Selasa (5/8/2019) KOMPAS.com/Walda MarisonSituas Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, depan kantor Gojek pada Selasa (5/8/2019)
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Situasi arus lalu lintas di sekitar Kantor Gojek di Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan telah terkendali pada Senin (8/5/2019) sore.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 17.10 WIB, arus lalu lintas di Jalan Iskandarsyah depan Kantor Gojek menuju Mabes Polri Jalan Trunojoyo terpantau lancar.

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Mabes Polri menuju Blok A juga terpantau lancar.

Sebelumnya kemacetan sempat terjadi di kawasan ini karena ada aksi demonstrasi para pengemudi taksi online di depan Gedung Gojek.


Pada sore ini, massa aksi yang bertahan di Kantor Gojek tidak seramai siang tadi. Beberapa dari mereka ada yang membubarkan diri. Meskipun, sebagian besar masih berada di lokasi aksi.

Baca juga: Ketika Kumandang Azan Redam Kericuhan Demo di Depan Kantor Gojek

Mereka mengaku akan bertahan di lokasi demo sampai tuntatan mereka dipenuhi pihak Gojek.

Sebelumnya, Rio selaku koordinator massa dan sekjen DPP Oraski mengatakan hari ini ribuan pengendara taksi online menggeruduk Kantor Gojek.

"Sekitar 2000 orang yang akan datang. Sumarta Selatan, Padang, Lampung dan Jawa Barat," ujar Rio saat ditemui di lokasi.

Mereka menuntut beberapa hal dari pihak Gojek selaku operator seperti mengembalikan insentif yang manusiawi, perjelas status kemitraan, dan open suspend nasional.

Dia menambahkan pihaknya tidak akan pulang sebelum adanya keputusan dari pihak Gojek atas permintaan tersebut.

"Kita ke sini mau ketemu vice president atau Nadiem Makarim sendiri ( CEO Gojek). Enggak akan pulang sebelum ambil keputusan," tambah dia.

Hingga saat ini aksi masih berjalan dengan tertib.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X