Napak Tilas Kemerdekaan, Ini 5 Tempat Bersejarah di Jakarta

Kompas.com - 17/08/2019, 09:07 WIB
Upacara Peringatan 25 tahun Lahirnya lagu  Indonesia Raya  bertempat di lapangan Ikada, Jakarta pada 28 Oktober 1953. Arsip KOMPASUpacara Peringatan 25 tahun Lahirnya lagu Indonesia Raya bertempat di lapangan Ikada, Jakarta pada 28 Oktober 1953.

KOMPAS.com - Indonesia memperingati HUT ke-74 tahun pada hari ini, Sabtu (17/8/2019).

Perjuangan para pahlawan merebut kemerdekaan Indonesia memang layak dikenang.

Salah satu cara mengenang perjuangan para peraih kemerdekaan bisa dengan melakukan napak tilas di sejumlah tempat bersejarah.

Di Ibu Kota DKI Jakarta, setidaknya da 5 tempat bersejarah yang bisa Anda kunjungi.

Apa saja?

1. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum ProklamasiKOMPAS/PRIYOMBODO Museum Proklamasi
Museum Proklamasi berlokasi di Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat.

Rumah ini pernah digunakan untuk melakukan perumusan teks proklamasi.

Setelah Soekarno-Hatta dijemput oleh Ahmad Subardjo dari Rumah Rengasdengklok, mereka menuju ke tempat ini dan menyusun teks proklamasi.

Kala itu, rumah yang didiami Laksamana Maeda ini dianggap aman dari pengaruh dan pengawasan angkatan darat Jepang.

2. Monumen Nasional

Suasana di Monumen Nasional (Monas) pada H+1 Idulfitri, Kamis (6/6/2019).KOMPAS.com/Vitorio Mantalean Suasana di Monumen Nasional (Monas) pada H+1 Idulfitri, Kamis (6/6/2019).
Monumen Nasional atau Monas tak asing ditelinga kita.

Monas berlokasi di pusat Kota Jakarta, tepatnya di tengah Lapangan Merdeka, Jakarta Pusat.

Monas yang megah berdiri tak sepi didatangi wisatawan, dan dibangun untuk mengenang jasa para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Bagian atas monumen setinggi 132 meter ini, dibuat seperti api yang berkobar.

Monumen yang secara resmi dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975 silam, hingga saat ini masih dikelola dengan baik.

Pengunjung dapat menikmati hamparan kota Jakarta dari ketinggian lewat puncak monumen, di mana pengelola telah menyediakan fasilitas ini.

Di dalam museum, terdapat puluhan diorama yang menunjukkan sejarah Indonesia dari jaman pra-sejarah hingga orde baru.

Menariknya, naskah asli teks proklamasi kemerdekaan Indonesia juga tersimpan dalam kotak kaca yang ditempatkan di Ruang Kemerdekaan.

3. Gedung Radio Republik Indonesia (RRI)

Radio Republik Indonesia mempunyai peranan penting dalam menyebarkan pemberitaan proklamasi ke seluruh penjuru dunia, termasuk Eropa dan Amerika Serikat.

Gedung RRI terletak di Jalan Medan Merdeka Barat 4-5 Gambir, Jakarta Pusat.

Hingga saat ini, RRI masih mengudara dan memberikan berbagai informasi untuk masyarakat.

4. Museum Sumpah Pemuda

Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).KOMPAS/PRIYOMBDO Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Museum ini menjadi tempat melahirkan persetujuan Indonesia, yaitu berbangsa satu, berbahasa satu, dan bertanah air satu.

Museum Sumpah Pemuda berlokasi di Jalan Kramat Raya Nomor 106, Jakarta Pusat, dahulunya gedung ini menjadi tempat tinggal para pelajar.

Sekarang, gedung ini dikenal dengan nama Gedung Kramat Nomor 106.

Di dalam bangunan ini, pengunjung dapat melihat patung lilin para tokoh Sumpah Pemuda seperti Muhammad Yamin dan A.K Gani.

Selain itu, terdapat pula patung lilin pencipta lagu kemerdekaan Indonesia, Wage Rudolf Supratman.

5. Lapangan IKADA

Lapangan IKADA (Ikatan Atletik Djakarta) atau Lapangan Gambir dulunya menjadi pusat kegiatan olahraga.

Di lapangan ini, pertama kalinya Pemerintah Indonesia bertemu dengan masyarakat secara langsung, yang saat itu dipimpin oleh Presiden Soekarno di mana kemudian dikenal peristiwa "Rapat Raksasa Lapangan Ikada".

Ribuan orang berkumpul untuk memberikan dukungan bagi Pemerintah Indonesia dan menanamkan kepercayaan diri terhadap rakyat Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

Megapolitan
Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Megapolitan
Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Megapolitan
Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Megapolitan
Viral 'Kampung Mati' Di Bantargebang Kota Bekasi, Seperti Ini Faktanya

Viral "Kampung Mati" Di Bantargebang Kota Bekasi, Seperti Ini Faktanya

Megapolitan
Kronologi Mahasiswi UI Tertabrak KRL di Pondok Cina, Tak Respons Saat Dilarang Menyeberang

Kronologi Mahasiswi UI Tertabrak KRL di Pondok Cina, Tak Respons Saat Dilarang Menyeberang

Megapolitan
Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.