Kemarau, Warga Serpong Krisis Air Bersih Sudah 3 Minggu

Kompas.com - 22/08/2019, 19:30 WIB
Seorang warga Pesona Serpong, Tangerang Selatan, Zainal mengalami krisis air bersih selama tiga minggu terakhir. Foto diambil kawasan Pesona Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (22/8/2019). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSeorang warga Pesona Serpong, Tangerang Selatan, Zainal mengalami krisis air bersih selama tiga minggu terakhir. Foto diambil kawasan Pesona Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (22/8/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kemarau panjang berdampak kesulitan air bersih bagi warga perumahan Pesona Serpong, Serpong, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Salah satu warga, Zainal (42) mengatakan, krisis air bersih sudah dialami sebagian warga perumahan Pesona Serpong yang berjumlah 300 kepala keluarga (KK) sekitar 3 minggu terakhir.

"Ini kami krisis air sudah kurang lebih tiga mingguan. Bukan saya aja tapi 99 persen dari 300 KK juga mengalami kekeringan air," kata Zainal, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: 18 Kecamatan di Cianjur Krisis Air Bersih, BPBD Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Menurut Zainal, semenjak mengalami kekeringan tersebut, para warga biasanya secara bergantian menggunakan air. Sistem pengairan di perumahan Pesona Serpong menggunakan toren air bersama yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

"Kami ada dua toren, yang pertama itu kapasitasnya 8.000 liter dan yang toren kedua 2.200 liter. Jadi makainya gantian atau berebutan main cepat-cepatan," kata dia.

Aliran air dari dua toren itu Zainal yang kelola. Biasanya dia bikin jadwal pengaliran air ke rumah warga.

"Selama tiga minggu ya pakai sistem buka tutup aja. Jam 4 pagi saya buka karena untuk warga aktivitas, jam 12 siang dan jam 6 sore," paparnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini kekeringan. Untuk wilayah Serpong dan Pondok Aren Tangerang Selatan berstatus siaga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X