Lansia Produktif di Jakarta Dapat Bantuan untuk Usaha

Kompas.com - 24/08/2019, 07:34 WIB
Endang  (kiri), lansia yang memanfaatkan fasilitas perawatan harian di Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (22/8/2019). Ia bersama lansia lainnya belajar menjahit. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOEndang (kiri), lansia yang memanfaatkan fasilitas perawatan harian di Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (22/8/2019). Ia bersama lansia lainnya belajar menjahit.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan berupa barang untuk kategori lansia potensial atau produktif yang memiliki usaha.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinas Sosial DKI Jakarta Sri Widowati mengatakan, pemberian bantuan itu merupakan program usaha ekonomi kreatif (UEP) bagi lansia.

"Kita memberikan bantuan dalam bentuk barang kepada lansia yang punya usaha atau yang embrio usaha. Bantuannya sifatnya stimulan, tidak harus memenuhi kebutuhan dia, jadi hanya membantu sebagian untuk menambah semangat hidupnya aja," ujar Sri kepada Kompas.com, Jumat (23/8/2019).

Sri menyampaikan, usaha yang dimiliki para lansia adalah usaha praktis dan ringan, seperti berjualan makanan dan minuman.

Baca juga: 40.419 Lansia di Jakarta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan

Lansia produktif yang diberikan bantuan didasarkan pada basis data terpadu (BDT) Kementerian Sosial.

"Tahun ini, baru 75 lansia yang ada di BDT adalah lansia yang potensial yang mempunyai usaha atau dia minimal punya embrio usaha," kata dia.

Menurut Sri, lansia belum memiliki peluang untuk bekerja di Jakarta. Karena itu, lansia produktif biasanya berusaha sendiri.

"Kalau untuk peluang kerja, saat ini belum, karena kalau kita kan bukan bagian ketenagakerjaan. Tapi kalau dilihat dari usia, lansia kan namanya juga usia yang tidak produktif yang seharusnya mereka sudah menikmati hari tuanya," ucap Sri.

Bantuan lain Pemprov DKI Jakarta untuk lansia yakni bantuan pemenuhan kebutuhan dasar (PKD). Bantuan itu berupa pemberian dana Rp 600.000 per bulan untuk 40.419 lansia pada 2019.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

Megapolitan
PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Megapolitan
Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Megapolitan
Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Megapolitan
PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

Megapolitan
Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Megapolitan
150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X