Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Seringnya Tawuran di Manggarai

Kompas.com - 03/09/2019, 19:38 WIB
Lokasi depan tawuran yang terjadi di depan Pasar Raya Manggarai  sore ini, Selasa (3/9/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONLokasi depan tawuran yang terjadi di depan Pasar Raya Manggarai sore ini, Selasa (3/9/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Komisaris Tri Suryawan mengaku kesulitan menemukan akar permasalahan penyebab tawuran yang sering terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

"Itu masalahnya, sampai detik ini kan masih simpang siur (penyebab tawuran)," ujar Tri saat ditemui di kawasan Manggarai, Selasa (3/9/2019).

Beberapa upaya telah dilakukan pihaknya untuk mencari penyebab seringnya aksi tawuran di kawasan Manggarai. Namun, sejauh ini belum membuahkan hasil.


"Sudah kami cari akar permasalahannya. Tapi ya, begitu lagi, begitu lagi," kata dia.

Baca juga: Polisi Bubarkan Tawuran di Manggarai dengan Gas Air Mata

Sebelumnya, tawuran kembali terjadi di kawasan Manggarai, tepatnya di depan Pasar Raya  Manggarai, Jakarta Selatan pada Selasa (3/9/2019).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu melibatkan warga Tebet, Jakarta Selatan  dengan warga Menteng, Jakarta Pusat. Belum diketahui apa penyebab pasti tawuran tersebut.

Setelah 10 menit aksi lempar batu berlangsung, polisi datang dan membubarkan massa dengan gas air mata.

Tri memastikan belum ada pelaku tawuran yang diamankan sampai saat ini.

"Enggak ada yang diamankan, enggak ada korban juga, Sudah kondusif," ucap dia.

Baca juga: Tawuran di Manggarai, Perjalanan KRL Terhambat



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Megapolitan
Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Megapolitan
Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Megapolitan
Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Megapolitan
Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Megapolitan
Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Megapolitan
DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

Megapolitan
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Megapolitan
Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Megapolitan
Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Megapolitan
Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Megapolitan
Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Megapolitan
Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X