Kala Sutiyoso Disopiri Habibie Naik Hummer H-1 Keliling Kota Tanpa Pengawalan Paspampres

Kompas.com - 12/09/2019, 08:30 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIMantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Letjen (Purn) Sutiyoso punya kenangan tersendiri dengan presiden ke-3 RI BJ  Habibie. Kenangan itu terekam ketika Bang Yos menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (12/9/2019), Sutiyoso mengingat momen tak terlupakakan, salah satunya adalah saat menunjukkan mobil Hummer H-1 yang didatangkan dari Amerika.

Jenderal bintang tiga ini tahu persis kegemaran Habibie di bidang otomotif dan teknologi.

"Paling mengesankan itu, suatu ketika aku cerita sama beliau, 'Pak saya punya Hummer H-1, yang dipakai tentara Amerika perang teluk, gitu kan'. Lalu Pak Habibie tanya, 'Coba pengin lihat aku, kayak apa'. Nah gitu kan," ucap Bang Yos menirukan percakapan antara dirinya dan Habibie.

Baca juga: Sutiyoso Mengaku Sedih Belum Bisa Jenguk Habibie

Tanpa pikir panjang Bang Yos dengan kaus dan celana jeans langsung mengendarai mobil Hummer ke Istana Negara.

"Lanjut ya, saya dari Suropati sana kan saya bawa Hummer itu kan kendaraan gede kaya truck gitu, sebenarnya itu jip Perang Teluk Amerika dulu kan kendaraannya itu lahirnya waktu perang teluk, gitu kan. Saya bawa sore-sore, nah beliau kan masih di Istana, nah mugkin dibel dari rumah tangga kalau ada Pak Sutiyoso bawa mobil," katanya.

Dari situ, menurut Bang Yos, Habibie antusias dengan mobil Hummer 1, bahkan sampai mencoba sendiri.

"Beliau pulangnya, kan saya pikir kan cuma lihat-lihat saja gitu, terus mencoba menyetirlah. Aku kan duduk di sebelahnya gitu, disetirin Pak Habibie. Masih pakai jas, pakai kupluk, itu pakai dasi lengkap. Itu kan saya pikir hanya muter sampai situ saja, kan jadi Paspampres dibiarkan saja gitu," tuturnya.

Alih-alih hanya menjajal mobil, Habibie dan Bang Yos justru berkeliling kota tanpa pengawalan Paspampres.

"Terus tolnya masuk Kuningan, terus masuk ke Gatot Subroto jalan raya kan, waduh bingung semua orang kan aku sendiri, waduh mati aku, kan gitu. Enggak ada pengawalan, pengawal dari mana akan terus nyetir sampai Halim belok kiri ke arah Tanjung Priok masuk jalan tol lagi, tembus di Semanggi, air mancur dulu," katanya.

Baca juga: Antara Akal dan Cinta, Ini yang Bisa Kita Pelajari dari Sosok BJ Habibie

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

M Taufik Desak Anies Segera Tunjuk Pejabat sebagai Wali Kota Jaksel

M Taufik Desak Anies Segera Tunjuk Pejabat sebagai Wali Kota Jaksel

Megapolitan
Jalan Falatehan Tergenang 50 Cm, Camat: Beban dan Kapasitas Saluran Tak Imbang, Jadi Antre Airnya

Jalan Falatehan Tergenang 50 Cm, Camat: Beban dan Kapasitas Saluran Tak Imbang, Jadi Antre Airnya

Megapolitan
Polisi: Pembuat Hasil PCR Palsu Beraksi Sejak November 2020, Sudah Jual 11 Surat

Polisi: Pembuat Hasil PCR Palsu Beraksi Sejak November 2020, Sudah Jual 11 Surat

Megapolitan
Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

Megapolitan
KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Megapolitan
Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Megapolitan
Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Megapolitan
Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X