Berkerumun Sepanjang Jalan, Warga Melambaikan Tangan hingga Hormat Saat Mobil Jenazah BJ Habibie Melintas

Kompas.com - 12/09/2019, 13:45 WIB
Kerumunan warga yang menyaksikan iringan mobil jenazah yang membawa Presiden ketiga RI BJ Habibie menuju TMP Kalibata, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/SABRINA ASRILKerumunan warga yang menyaksikan iringan mobil jenazah yang membawa Presiden ketiga RI BJ Habibie menuju TMP Kalibata, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga berkerumun di sepanjang jalan yang dilintasi mobil jenazah pengangkut almarhum presiden ke-3 RI BJ Habibie, Kamis (12/9/2019) siang.

Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No 5, Setiabudi, pukul 12.44 WIB, menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Motor pengawalan dari TNI berada di paling depan, diikuti mobil jenazah, dan kendaraan rombongan mobil keluarga serta kerabat.

Berdasarkan siaran Kompas TV, di sepanjang jalan, warga berdiri di sisi kanan dan kiri jalur.

Warga bahkan sampai menunggu di pinggir Tol Gatot Subroto. Sebagian lagi berdiri di tengah jalan.

Kerumunan orang semakin banyak begitu mobil jenazah keluar dari jalur protokol, lalu masuk ke Jalan Raya Pasar Minggu.

Selain warga sekitar, ada pula pekerja yang berkantor di sepanjang jalan ikut berkerumun.

Mereka melambaikan tangan, memberi hormat, hingga mengucapkan salam perpisahan ketika mobil jenazah melintas di depan mereka.

Ada pula warga yang sudah mempersiapkan spanduk yang berisi ucapan belasungkawa. Spanduk dibentangkan sebelum mobil jenazah melintas.

Pemakaman dimulai pukul 14.00 WIB secara militer dipimpin Presiden Joko Widodo.

Habibie wafat karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Habibie dimakamkan di TMP Kalibata, tepatnya di samping makam istri, Hasri Ainun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Megapolitan
Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Megapolitan
Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi

Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi

Megapolitan
Asal Usul Koteka, Pakaian Khas Suku Dhani hingga Pernah Dirazia Zaman Orba

Asal Usul Koteka, Pakaian Khas Suku Dhani hingga Pernah Dirazia Zaman Orba

Megapolitan
4 Pengakuan Lutfi Alfiandi, Sengaja Bawa Bendera hingga Disiksa Polisi

4 Pengakuan Lutfi Alfiandi, Sengaja Bawa Bendera hingga Disiksa Polisi

Megapolitan
Fakta Pengeroyokan Tukang Parkir di BSD yang Tak Setor Jatah Bulanan

Fakta Pengeroyokan Tukang Parkir di BSD yang Tak Setor Jatah Bulanan

Megapolitan
Utak-atik Calon Wagub DKI Jakarta, Sampai Kapan Anies 'Menjomblo'?

Utak-atik Calon Wagub DKI Jakarta, Sampai Kapan Anies "Menjomblo"?

Megapolitan
Banjir di Cikini Dianggap karena Saluran Air Buruk

Banjir di Cikini Dianggap karena Saluran Air Buruk

Megapolitan
Keroyok Pelajar hingga Tewas, Seorang Siswa Ditangkap Polisi di Lingkungan Sekolah

Keroyok Pelajar hingga Tewas, Seorang Siswa Ditangkap Polisi di Lingkungan Sekolah

Megapolitan
Jakarta Banjir, Pemprov DKI Sebut Banyak Pelanggaran Tata Ruang

Jakarta Banjir, Pemprov DKI Sebut Banyak Pelanggaran Tata Ruang

Megapolitan
5 Fakta Kerusakan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

5 Fakta Kerusakan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Megapolitan
Tolak Eksepsi Enam Aktivis Papua, Jaksa Sebut Pengacara Tidak Paham Sistematika Hukum

Tolak Eksepsi Enam Aktivis Papua, Jaksa Sebut Pengacara Tidak Paham Sistematika Hukum

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dua Cawagub DKI yang Baru | Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Diperiksa

[POPULER JABODETABEK] Dua Cawagub DKI yang Baru | Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Diperiksa

Megapolitan
Tabrakan Adu Banteng dengan Bus di Cikarang, Pengendara Motor Tewas

Tabrakan Adu Banteng dengan Bus di Cikarang, Pengendara Motor Tewas

Megapolitan
BMKG: Selasa Pagi, Sebagian Jakarta Hujan

BMKG: Selasa Pagi, Sebagian Jakarta Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X