Cegah Pemalsuan Buku Uji KIR, DKI Lakukan Digitalisasi KIR

Kompas.com - 17/09/2019, 22:36 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Bank DKI meluncurkan Sistem Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Simpel PKB) yang membuat proses pengujian kir ( uji kendaraan bermotor) dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, Simpel PKB diluncurkan untuk memudahkan para pemilik kendaraan di Jakarta melakukan ujir kir secara online.

"Melalui Simpel kir, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses uji kir akan terpangkas jauh lebih cepat dibandingkan proses sebelumnya yang berkisar 1 sampai 2 jam. Kini hanya menjadi 15 sampai 20 menit," kata Herry dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Lakukan Pungli Uji Kir, Dua Pegawai Dishub Diamankan

Mekanismenya, setelah melakukan online booking pemilik kendaraan dapat langsung melakukan pembayaran secara non tunai melalui JakOne Mobile, EDC, ATM Bank DKI atau pun Cash Management System yang telah terintegrasi dengan dengan empat Unit Pengelola PKB wilayah DKI Jakarta yakni di Pulogadung, Ujung Menteng, Kedaung Kali Angke, dan Cilincing.

Ia menambahkan, Simpel PKB terdiri dari lima fitur yaitu Pendaftaran Booking Online melalui aplikasi e-kir Jakarta Booking, Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Daerah (SIMPAD), Integrasi Sistem Layanan dan Pemeriksaan Teknis. Lalu Smart Card atau Buku Uji Elektronik serta Dashboard Cek KIR, Sistem Data Monitoring (SIDAMON) PKB, dan Portal PKB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo mengatakan, peluncuran Simpel PKB dilakukan untuk mencegah terjadinya pemalsuan buku Uji Kir.

"Mulai saat ini pengujian kendaraan bermotor sudah terintegrasi dan menggunakan smart card, tidak lagi buku uji kir. Karena sampai saat ini, buku uji kir banyak dipalsukan. Maka dengan smart card ini, seluruh data pengujian terintegrasi secara nasional," kata Syafrin.

Untuk pelaksanaan pembayaran biaya uji atau retribusi uji sudah dilakukan secara non-tunai atau cashless

"Jadi seluruhnya secara digitalisasi sudah dilakukan dalam pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor diJakarta. Bayarnya cashless di Bank DKI," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Langkah Polisi dan Pemprov DKI Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Sejumlah Langkah Polisi dan Pemprov DKI Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Megapolitan
TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

Megapolitan
Bekasi Menuju 'New Normal' Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Bekasi Menuju "New Normal" Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Megapolitan
Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Megapolitan
Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Megapolitan
Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Megapolitan
Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Megapolitan
Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Megapolitan
Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Megapolitan
Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Megapolitan
UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X