Kapolda Rekomendasikan Polisi yang Bantu Nenek Gendong Jenazah Cucu untuk Lanjutkan Pendidikan SAG

Kompas.com - 19/09/2019, 18:01 WIB
Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono akan merekomendasikan Kapolsubsektor KBN Marunda Aiptu Wayan Putu untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Alih Golongan (SAG).

Pertimbangan tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap aksi Wayan.

Untuk diketahui, Wayan telah memberikan tumpangan kepada seorang nenek yang tengah menggendong jenazah cucunya di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (18/9/2019) kemarin.

"Itu sekolah untuk alih golongan dari Bintara menjadi Perwira. Saya akan membuat suatu rekomendasi ke Mabes Polri. Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa mengikuti tes SAG itu. Itu wujud penghargaan," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).

Gatot menyebut, aksi Wayan merupakan bentuk pengabdian seorang polisi kepada masyarakat.

Baca juga: Viral, Polisi Antar Nenek yang Gendong Jenazah Bayi Sambil Jalan Kaki di Cilincing

"Ini termasuk anggota yang sensitif. Ini sisi humanis polisi seperti ini yang kita perlukan. apalagi Polsektor," ujar Gatot.

Sebelumnya diberitakan, Dian Islamiyati (36) terpaksa berjalan kaki menggendong jenazah cucunya di Jalan Akses Marunda, Cilincing karena sepeda motor yang ditumpanginya mogok pada Selasa sore.

Setelah Dian berjalan 100 meter, tiga orang polisi termasuk Aiptu Wayan yang kala itu sedang mengatur lalu lintas memanggil Dian.

Polisi tersebut lantas mengantarkan Dian menuju kediamannya. Akhirnya jenazah bayi laki-laki tersebut bisa dimakamkan di TPU Malaka pada Selasa malam.

Baca juga: Selasa Kelam bagi Dian, Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X