Anies Instruksikan Sekolah Cek Keberadaan Siswa Pasca-demo di DPR

Kompas.com - 26/09/2019, 14:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9/2019). KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTOGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan kepala Dinas Pendidikan dan kepala sekolah di Jakarta untuk mengecek keberadaan siswa-siswi didiknya pasca-demo pelajar di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Rabu (25/9/2019).

"Tadi pagi saya instruksikan untuk melakukan absensi cacah jiwa semua anak untuk kita mendeteksi bila ada anak yang tidak diketahui keberadaannya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (26/9/2019).

Anies menginstruksikan kepala sekolah untuk memastikan seluruh siswa didiknya hadir di sekolah pada jam belajar mengajar. Anak didik, kata Anies, harus mengikuti pelajaran di sekolah.

Baca juga: Pelajar Pedemo Diajak Jenih Melihat Masalah dan Belajar dari Greta

"Kepala sekolah harus memastikan setiap siswa pada jam dia harus belajar itu berkegiatan sesuai dengan kegiatan belajar di sekolah. Jadi semua anak harus mengikuti itu," kata dia.

Jika anak didik tidak ada di sekolah, lanjut Anies, kepala sekolah harus menghubungi orangtua untuk memastikan siswa tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Anies mengimbau orangtua siswa juga mengecek keberadaan anaknya jika tidak ada di sekolah pada jam belajar maupun di luar jam belajar sekolah.

"Bila tidak ada di rumah, tidak ada di sekolah, maka sekolah diinstruksikan untuk mencari tahu, mengejar keberadaannya di mana. Kita menginginkan setiap anak kondisinya aman dan diketahui, mereka semua berkegiatan belajar dengan baik," ucap Anies.

Unjuk rasa para pelajar di sekitar Gedung DPR/MPR, Kamis, diwarnai kericuhan. Polisi harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Dalam kericuhan itu, polisi mengamankan 570 pelajar di Mapolda Metro Jaya. Namun, polisi telah memulangkan semua pelajar. Semua pelajar yang terdiri dari siswa SMA dan SMP itu dijemput oleh orangtua dan saudaranya masing-masing.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Megapolitan
Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Megapolitan
6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Megapolitan
Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Megapolitan
GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.