Pukul 16.38 WIB, Kericuhan Pecah di Palmerah, Polisi Tembakkan Gas Air Mata 4 Kali

Kompas.com - 30/09/2019, 16:55 WIB
Pukul 16.38 WIB situasi palmerah pecah, massa mulai melempari aparat dengan botol plastik berisi air juga dengan batu kerikir pinggir rel. Polisi membalas dengan coba memberi peringatan lewat tembakan gas air mata. KOMPAS.com/BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARPukul 16.38 WIB situasi palmerah pecah, massa mulai melempari aparat dengan botol plastik berisi air juga dengan batu kerikir pinggir rel. Polisi membalas dengan coba memberi peringatan lewat tembakan gas air mata.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pukul 16.38 WIB, aksi demo yang berlangsung di sekitar Palmerah, tepatnya di Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Gelora, ricuh, Senin (30/9/2019).

Polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran yang sebagian besar adalah para pelajar.

Mulanya, pelajar melempar botol plastik berisi air dan batu ke arah polisi. Polisi sempat mengimbau pelajar untuk berhenti dan meninggalkan lokasi.

Baca juga: Rusuh di Flyover Slipi, Demonstran Lempar Batu, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Namun, imbauan itu tidak diindahkan. Polisi pun menembakkan gas air mata sebanyak 3 hingga 4 kali.

Massa langsung berlari menyelamatkan diri. Mereka terpencar ke sejumlah tempat, salah satunya ke arah Pasar Palmerah.

Pukul 16.50 WIB, polisi menyemprot air dari mobil water cannon.

Baca juga: Link Live Streaming Situasi Terkini Demo di Sekitar Gedung DPR

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X