Penutupan Jalan Ki Hajar Dewantara Tangsel Tak Dikoordinasikan dengan Polisi

Kompas.com - 11/10/2019, 14:52 WIB
Sebagian Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan yang sedang adanya perbaikian ditutup selama satu bulan. Namun penutup jalan tersebut dikeluhkan oleh warga setempat yang tidak dapat beraktivitas. KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMISebagian Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan yang sedang adanya perbaikian ditutup selama satu bulan. Namun penutup jalan tersebut dikeluhkan oleh warga setempat yang tidak dapat beraktivitas.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penutupan Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas pada pagi dan sore hari di sekitar kawasan itu. 

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hedwin mengatakan, penutupan jalan itu telah membuat kemacetan panjang. Menurut dia, pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tangsel tidak berkoordinasi dengan polisi terkait penutupan jalan tersebut.

"Belum ada koordinasi kalau memang penutupan jalan. Seharusnya ada koordinasi dengan kami agar kami bisa membantu mengurangi kemacetan," kata Lalu, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Ada Perbaikan, Sebagian Jalan Ki Hajar Dewantara di Ciputat Ditutup


Saat ini polisi masih berupaya melakukan koordinasi dengan DPU untuk mengetahui teknis pengalihan arus lalu lintas di kawasan itu.

Namun hingga saat ini, polisi belum mendapat tanggapan dari Dinas PU.

"Hasilnya, setelah berhari-hari kami tidak mendapatkan respons dari pihak Dinas PU sampai dengan pekerjaan tersebut dimulai dan sampai banyaknya pengaduan dari masyarakat serta terjadinya kemacetan arus lalu lintas," kata Lalu.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umun Tangsel, Aries Kurniawan, belum berkomentar soal adanya penutupan jalan tersebut.

Jalan itu ditutup sejak Rabu lalu hingga 7 November mendatang. Penutupan dilakukan karena adanya perbaikan jalan yang kondisinya miring.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Megapolitan
Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Megapolitan
Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
Pelaku Penggelapan Mobil Rental Berprofesi Sopir Ambulans

Pelaku Penggelapan Mobil Rental Berprofesi Sopir Ambulans

Megapolitan
Koperasi Sudah Tutup, Polisi Sulit Selidiki Penggelapan Dana Simpanan Pegawai Pos di Bekasi

Koperasi Sudah Tutup, Polisi Sulit Selidiki Penggelapan Dana Simpanan Pegawai Pos di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X