Berawal dari Setrikaan Baju yang Ditinggal, Rumah Dua Lantai di Cipayung Terbakar

Kompas.com - 11/10/2019, 15:55 WIB
Satu unit rumah tinggal dua lantai di Jalan Kelapa Dua Wetan, RT 08, RW 01, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, terbakar, Jumat (11/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISatu unit rumah tinggal dua lantai di Jalan Kelapa Dua Wetan, RT 08, RW 01, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, terbakar, Jumat (11/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah dua lantai terbakar di Jalan Kelapa Dua Wetan, RT 08, RW 01, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (11/10/2019).

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, petugas menerima adanya kebakaran di lokasi sekitar pukul 13.52 WIB.

Enam unit mobil pemadam kebakaran dan 25 personel dikerahkan untuk padamkan api.

Baca juga: Dua Rumah Kontrakan di Cakung Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

"Kebakaran rumah tinggal dua lantai di Kelapa Dua Wetan. Penyebabnya korsleting listrik pada setrika di rumah itu," kata Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Jumat.

Dia menjelaskan, kebakaran berawal dari pemilik rumah yang sedang menyetrika baju. Lalu, setrikaan itu ditinggal oleh pemiliknya. Terjadi korsleting listrik pada setrika dan api muncul membakar baju serta merambat ke barang di sekitarnya.

"Warga sedang menyetrika ditinggal pergi sehingga membakar kain yang lainnya. Api sekarang sudah padam," ujar Gatot.

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Adapun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X