Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Kompas.com - 16/10/2019, 22:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi Polsek Kembangan Jakarta Barat menahan pemuda berinisial RH (26) yang menganiaya teman pacarnya, Aprian Pancahyo, di Kembangan akibat cemburu buta.

Kepala Polsek Kembangan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fahrul mengatakan, korban dianiaya RH di kawasan Pasar Pengampuan, Srengseng Kembangan.

"Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara membacok dan menusuk korban dengan menggunakan pisau, dengan cara membabi buta ke arah kepala korban, sehingga korban mengalami luka berat," ujar Fahrul di Jakarta, Rabu (16/10/2019), seperti dikutip Antara.

Fahrul memaparkan, kejadian bermula pada Senin (16/9) sekitar pukul 16.00 WIB, kala itu RH bersama pacarnya, Putri, menyewa apartemen harian.

Selanjutnya, Putri meminta izin kepada pelaku untuk menjemput temannya di lobi bawah apartemen.

Namun, Putri tidak kembali lagi ke kamar apartemen. Ketika RH menelepon, Putri tidak mengangkatnya.

RH yang sudah merasa kesal, kemudian mendatangi rumah Putri. Saat itu pelaku sudah membawa pisau dapur yang diselipkan di pinggangnya.

Pelaku kemudian menusuk korban yang sedang bersama Putri.

Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rulian Syauri menjelaskan, pelaku sudah ditangkap dan sudah dimintai keterangan.

"Kita sudah menangkap pelaku bersama Panit Reskrim dan juga Tim Buser," ujar dia.

Dalam proses penyidikan, pihaknya sudah melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari barang bukti yang dibuang oleh pelaku.

"Hingga saat ini pelaku kita mintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Megapolitan
Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Megapolitan
Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X