Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Kompas.com - 21/10/2019, 14:10 WIB
Personel marching band Akpol dan Akmil melakukan atraksi seusai upacara puncak perayaan HUT ke-73 Bhayangkara di Silang Monas, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Presiden yang hadir sebagai inspektur upacara mengapresiasi atas pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK serta berharap sinergitas TNI - Polri dapat ditingkatkan dalam upaya menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO APersonel marching band Akpol dan Akmil melakukan atraksi seusai upacara puncak perayaan HUT ke-73 Bhayangkara di Silang Monas, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Presiden yang hadir sebagai inspektur upacara mengapresiasi atas pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK serta berharap sinergitas TNI - Polri dapat ditingkatkan dalam upaya menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang taruna Politeknik Imigrasi (Poltekim) Depok, Jawa Barat, M (20) tewas saat latihan drumband pada Sabtu, (19/10/2019).

Sebelum meninggal dunia, taruna berinisial M itu pingsan selama tiga kali ikut latihan drumband bersama rekan-rekanya di Lapangan Poltekim Depok, Kecamatan Cinere.

"Benar taruna Poltekim meninggal dunia saat latihan drumband sekitar pukul 09.00," ujar Kapolsek Limo, Kompol Iskandar saat dihubungi wartawan melalui telepon, Senin (21/10/2019).

Saat kejadian, M mengalami pingsan sampai tiga kali dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kebetulan, saat itu orang tua M ada di lokasi kejadian.

Baca juga: Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Berdasarkan keterangan dari orang tua M, anaknya itu memiliki riwayat sakit jantung.

Rencananya, Senin (21/10/2019) ini M akan menjalani operasi jantung.

"M meninggal dunia bukan karena kekerasan fisik tapi karena mengalami sakit jantung dialami sudah lama," kata Kompol Iskandar.

Kendati demikian, menjelang ajalnya M sudah dilarang oleh pelatih drumband untuk tidak ikut latihan. Tetapi, ia justru memaksakan diri untuk ikut latihan.

"Sudah dilarang tapi M memaksa diri latihan, orang tuanya pun ada ketika M pingsan dan meninggal dunia di rumah sakit. Sekarang jasad M sudah dibawa ke kampung halamannya di wilayah Lampung, " tutur Iskandar.

Ketika dikonfirmasi, pihak Poltekim belum bisa memberikan keterangan atas meninggalnya M saat latihan drumband. (Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Taruna Politeknik Imigrasi Depok Tewas Saat Latihan Drumband, Diduga Terlalu Memaksa Diri. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

Megapolitan
Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Megapolitan
GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Megapolitan
Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Megapolitan
Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Megapolitan
Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Megapolitan
Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Megapolitan
Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Megapolitan
Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Megapolitan
Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Megapolitan
Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Megapolitan
Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X