Sebagian Emas yang Dicuri ART dari Majikannya Dijual Seharga Rp 31,5 Juta

Kompas.com - 08/11/2019, 16:26 WIB
Ilustrasi perhiasan FaferekIlustrasi perhiasan

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com- NA (34), menjual sebagian perhiasan yang ia curi dari majikannya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pelaku menjual sebagian emas curian tersebut seharga Rp 31,5 juta.

"Dari pencurian emas tersebut, pelaku NA ke Kebayoran Jakarta Selatan dengan harga Rp 31,5 juta," ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto saat dihubungi, Jumat (8/11/2019).


NA mencuri perhiasan tersebut secara bertahap sebanyak enam kali agar tidak ketahuan majikannya.

Dari hasil curian yang didapat setiap kali beraksi, pelaku langsung menjualnya.

"Uang (penjualan) ada dibelikan emas. Tersisa (uangnya) hanya Rp 2 juta yang kita dapatkan," kata Afroni.

Baca juga: ART Curi Perhiasan 73 Gram Milik Majikan yang merupakan Karyawan BUMN

Sebelumnya, Polsek Pondok Aren menangkap NA (34), pembantu rumah tangga yang mencuri perhiasan dirumah salah satu karyawan badan Usaha Milik Negara (BUMN) berinisial R di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (2/11/2019).

Penangkapan bermula saat adanya laporan dari korban yang mengaku kehilangan 73 gram perhiasan.

Saat itu petugas langsung melakukan penyidikan dan mencurigai NA yang kerap mencuci dan menyeterika pakaian dalam waktu harian.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu dompet, cincin emas putih berat 3 gram, kalung emas kuning berat 10 gram, dan uang tunai sebesar Rp 2 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewan Kota Jakut Sebut Banyak Depo Truk Trailer yang Berada di Permukiman Warga

Dewan Kota Jakut Sebut Banyak Depo Truk Trailer yang Berada di Permukiman Warga

Megapolitan
Petugas Damkar Cek Plafon Rumah Warga Cakung yang Diduga Berisi Ular, Ternyata Isinya...

Petugas Damkar Cek Plafon Rumah Warga Cakung yang Diduga Berisi Ular, Ternyata Isinya...

Megapolitan
Harga Paket Wisata di Kepulauan Seribu Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Harga Paket Wisata di Kepulauan Seribu Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Pohon di Duri Kepa Tumbang Menimpa Kabel, Listrik di Permukiman Warga Padam

Pohon di Duri Kepa Tumbang Menimpa Kabel, Listrik di Permukiman Warga Padam

Megapolitan
Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Megapolitan
Aktivitas Penerbangan Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Hanya Naik 1 Persen, Ini Kata Menhub

Aktivitas Penerbangan Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Hanya Naik 1 Persen, Ini Kata Menhub

Megapolitan
Bantah PSI, Pemprov DKI Sebut Pembangunan LRT oleh Dishub Tak Langgar Aturan

Bantah PSI, Pemprov DKI Sebut Pembangunan LRT oleh Dishub Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Ada Ormas Tolak DWP, Ketua DPRD: Itu Pendapatan DKI dan Bukan Tahun Ini Saja

Ada Ormas Tolak DWP, Ketua DPRD: Itu Pendapatan DKI dan Bukan Tahun Ini Saja

Megapolitan
90 Persen Penginapan di Kepulauan Seribu Sudah Dipesan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

90 Persen Penginapan di Kepulauan Seribu Sudah Dipesan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Sekuriti yang Tangkap Pasien RSJ Soeharto Heerdjan

Polisi Akan Periksa Sekuriti yang Tangkap Pasien RSJ Soeharto Heerdjan

Megapolitan
Kata Lurah soal Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek, Sebut Sulit Lakukan Mediasi

Kata Lurah soal Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek, Sebut Sulit Lakukan Mediasi

Megapolitan
2 Pohon Tumbang Saat Hujan yang Disertai Angin di Cakung

2 Pohon Tumbang Saat Hujan yang Disertai Angin di Cakung

Megapolitan
Pohon Biola Cantik di Duri Kepa Tumbang, Kabel Listrik pun Terbakar

Pohon Biola Cantik di Duri Kepa Tumbang, Kabel Listrik pun Terbakar

Megapolitan
Anies: Dua Nama Cawagub Sudah Sembilan Bulan di DPRD DKI, Dewan Harus Putuskan

Anies: Dua Nama Cawagub Sudah Sembilan Bulan di DPRD DKI, Dewan Harus Putuskan

Megapolitan
Pemprov DKI Beri Mesin Kremasi buat Umat Hindu di Jakarta

Pemprov DKI Beri Mesin Kremasi buat Umat Hindu di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X