Masjid Apung Pertama di Jakarta Segera Dibangun di Pantai Ancol

Kompas.com - 09/11/2019, 16:43 WIB
Foto aerial suasana pengunjung Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Kamis (6/6/2019). Hingga sore ini tercatat sekitar 100 ribu pengunjung memanfaatkan waktu libur Lebaran 2019 bersama keluarga di Taman Impian Jaya Ancol. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOFoto aerial suasana pengunjung Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Kamis (6/6/2019). Hingga sore ini tercatat sekitar 100 ribu pengunjung memanfaatkan waktu libur Lebaran 2019 bersama keluarga di Taman Impian Jaya Ancol.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk segera membangun Masjid Apung di wilayah Pantai Ancol, Jakarta Utara.

Pemancangan tiang Masjid Apung pertama di Jakarta hari ini, Sabtu (9/11/2019), dihadiri Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan dan mantan Wakil Presiden Indonesia sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia Pusat, Jusuf Kalla.

Rika Lestari Departement Head Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol) mengatakan, proses pembangunan Masjid Apung Ancol ini ditargetkan akan selesai tahun 2020 mendatang.

Baca juga: Video Masjid Apung di Kota Palu Setelah Tsunami

Masjid ini dibangun menjorok dari daratan. Masjid ini juga mempunya luas 2.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 2.500 orang jemaah.

Bangunan masjid ini didesain berbentuk segi lima yang mencerminkan rukun islam dan jumlah waktu shalat wajib dalam satu hari.

“Tinggi masjid mencapai 25 meter yang melambangkan 25 Nabi yang dikisahkan dalam Al-Qur'an,” ujar Rika melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (9/11/2019).

Baca juga: Riwayat Gedung Hailai Ancol, Ladang Uang DKI Zaman Ali Sadikin yang Sudah 4 Kali Terbakar

Kemudian, pada sisi luar masjid akan dibentuk enam buah minaret (menara) yang melambangkan dasar rukun iman.

Dengan desain tersebut, Masjid Apung ini diharapkan jadi ikon baru dan sentral dari destinasi wisata di Jakarta dengan beragam lokasi bersejarah seperti di Kota Tua dan Kepulauan Seribu yang memiliki cerita sejarah Jakarta di masa lalu.

"Kami harap Masjid Apung ini bisa memberikan pengalaman baru bagi pengunjung serta dapat menjadi destinasi dan ikon baru Jakarta yang menjadi kebanggaan Kota Jakarta" Ucap Teuku Sahir Syahali, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol.

Baca juga: Cerita Indah Permatasari Jadi Si Manis Jembatan Ancol yang Melegenda

Selain pembangunan masjid apung, Ancol juga sedang menyelenggarakan Sayembara Gagasan Desain Masjid Apung.

Sayembara dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada arsitek-arsitek muda berkarya dan mengembangkan idenya.

Hadiah yang disiapkan untuk pemenang dari gagasan desainnya pun mencapai ratusan juta rupiah.

“Desain dari pemenang sayembara tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi Ancol dalam mengembangkan atau membangun Masjid Apung lainnya di kemudian hari,” tuturnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ojol Boleh Beroperasi Mulai 8 Juni, Pengemudi Wajib Pakai Atribut dan Masker

Ojol Boleh Beroperasi Mulai 8 Juni, Pengemudi Wajib Pakai Atribut dan Masker

Megapolitan
PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

Megapolitan
Ini Protokol bagi Penumpang Bus Transjakarta selama Masa PSBB Transisi

Ini Protokol bagi Penumpang Bus Transjakarta selama Masa PSBB Transisi

Megapolitan
Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Dikabarkan Akan Bersanding dengan Sekda

Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo Dikabarkan Akan Bersanding dengan Sekda

Megapolitan
Masa PSBB Transisi, Bus Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Masa PSBB Transisi, Bus Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Megapolitan
Ini Mekanisme Pengendalian Ketat Berskala Lokal jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta

Ini Mekanisme Pengendalian Ketat Berskala Lokal jika Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Klaim Kasus Covid-19 Terus Menurun Selama Tiga Bulan

Wali Kota Bekasi Klaim Kasus Covid-19 Terus Menurun Selama Tiga Bulan

Megapolitan
Jakarta Masuk PSBB Transisi, Bagaimana jika Ada Gelombang Kedua?

Jakarta Masuk PSBB Transisi, Bagaimana jika Ada Gelombang Kedua?

Megapolitan
Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Pedagang Pasar Ciputat Khawatir Kehilangan Konsumen jika Direlokasi, Disperindag Siapkan Strategi

Megapolitan
Masa PSBB Transisi DKI Jakarta, Ganjil Genap Berlaku bagi Mobil dan Motor

Masa PSBB Transisi DKI Jakarta, Ganjil Genap Berlaku bagi Mobil dan Motor

Megapolitan
PSBB Transisi, Semua Ruas Jalan di Jakarta Diprioritaskan bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

PSBB Transisi, Semua Ruas Jalan di Jakarta Diprioritaskan bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

Megapolitan
Sempat Banjir di Kawasan Jakarta Utara akibat Rob, Kini Mulai Surut

Sempat Banjir di Kawasan Jakarta Utara akibat Rob, Kini Mulai Surut

Megapolitan
Mandeknya Revitalisasi Pasar Ciputat, Terbentur Persoalan Aset hingga Kesepakatan Pedagang

Mandeknya Revitalisasi Pasar Ciputat, Terbentur Persoalan Aset hingga Kesepakatan Pedagang

Megapolitan
PSBB Proporsional Depok, Ini Daftar Aktivitas yang Dilarang dan Diizinkan secara Terbatas

PSBB Proporsional Depok, Ini Daftar Aktivitas yang Dilarang dan Diizinkan secara Terbatas

Megapolitan
10 Pasien Sembuh dalam Sehari, Kini Ada 23 Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

10 Pasien Sembuh dalam Sehari, Kini Ada 23 Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X