Kompas.com - 13/11/2019, 19:47 WIB
Tampak Kali Bekasi berbusa tercemar limbah detergen, Sabtu (9/2/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak Kali Bekasi berbusa tercemar limbah detergen, Sabtu (9/2/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi berencana memasang screen atau sekat untuk keperluan zonasi Kali Bekasi guna mengatasi masalah sampah.

Hal itu terkait dengan seringnya kiriman sampah datang dari arah hulu Kali Bekasi, yang ujungnya merepotkan Pemerintah Kota Bekasi.

Di sisi lain, Pemkot Bekasi baru saja mendapatkan tiga unit kapal pembersih sungai pabrikan Jerman.

Yayan khawatir, keadaan itu membuat wilayah hulu keenakan.

Baca juga: Sampah Bambu di Kali Cikeas Akan Dihanyutkan ke Kali Bekasi

"Makanya kami mau membangun screen. Kami batasin saja, wilayah Kota Bekasi sama Kabupaten Bekasi supaya batas wilayah kita jelas. Jadi (kalau sampah dari wilayah hulu) tertahan," kata Yayan, Rabu (13/11/2019).

"Keenakan Bogor kan memang nanti kalau enggak dipasang screen," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kali di wilayah Kota Bekasi beberapa kali terkena imbas sampah di wilayah hulu, yakni Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Oktober lalu, misalnya, aliran Kali Bekasi terkena dampak kiriman sampah bambu sebanyak 1.280 meter kubik atau setara 230 truk sampah dari Kali Cikeas yang mengalir dari Kabupaten Bogor.

Lalu, awal November ini, tutupan sampah di aliran Kali Jambe yang merentang dari Kabupaten Bekasi berimbas hingga Kelurahan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Yayan mengatakan akan mengoordinasikan wacana itu kepada pemerintah daerah lain yang wilayahnya turut dilintasi Kali Bekasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok dengan Warga di Cengkareng, Pelaku Minta Maaf

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok dengan Warga di Cengkareng, Pelaku Minta Maaf

Megapolitan
Enam Pengemudi Ojol yang Diduga Hendak Ikut Aksi 'Jokowi End Game' Ditangkap Polisi

Enam Pengemudi Ojol yang Diduga Hendak Ikut Aksi "Jokowi End Game" Ditangkap Polisi

Megapolitan
Hubungi Call Center Ini jika Temukan Calo Kremasi

Hubungi Call Center Ini jika Temukan Calo Kremasi

Megapolitan
6 Orang Ditangkap karena Diduga Hendak Ikut Aksi 'Jokowi End Game'

6 Orang Ditangkap karena Diduga Hendak Ikut Aksi "Jokowi End Game"

Megapolitan
Sulit Dapat Vaksin Dosis Kedua? Bisa Daftar lewat JAKI

Sulit Dapat Vaksin Dosis Kedua? Bisa Daftar lewat JAKI

Megapolitan
Diduga Hendak Ikut Aksi 'Jokowi End Game', Sejumlah Warga Diamankan Polisi

Diduga Hendak Ikut Aksi "Jokowi End Game", Sejumlah Warga Diamankan Polisi

Megapolitan
Dua Peristiwa Pesawat Terbang Rendah dan Sebabkan Suara Bising di Langit Tangerang

Dua Peristiwa Pesawat Terbang Rendah dan Sebabkan Suara Bising di Langit Tangerang

Megapolitan
77 Perusahaan di Jakarta Ditutup karena Langgar Aturan PPKM Darurat

77 Perusahaan di Jakarta Ditutup karena Langgar Aturan PPKM Darurat

Megapolitan
Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19, Bima Arya: Dinkes Mau Beli Barangnya Enggak Ada

Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19, Bima Arya: Dinkes Mau Beli Barangnya Enggak Ada

Megapolitan
Vaksinasi Massal Covid-19 di JCC 24-26 Juli, Simak Cara Daftarnya

Vaksinasi Massal Covid-19 di JCC 24-26 Juli, Simak Cara Daftarnya

Megapolitan
Ada Seruan Aksi 'Jokowi End Game', Tak Ada Penyekatan Tambahan di Jakarta

Ada Seruan Aksi "Jokowi End Game", Tak Ada Penyekatan Tambahan di Jakarta

Megapolitan
Pemalakan Sopir Truk Kembali Muncul, Sebulan Setelah Instruksi Jokowi Berantas Pungli

Pemalakan Sopir Truk Kembali Muncul, Sebulan Setelah Instruksi Jokowi Berantas Pungli

Megapolitan
Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Megapolitan
Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X