Kompas.com - 15/11/2019, 09:27 WIB
Spanduk pemberitahuan jika jalan putaran depan IISIP akan ditutup. Spanduk tersebut tertempel di Jalan putaran depan kampus IISIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONSpanduk pemberitahuan jika jalan putaran depan IISIP akan ditutup. Spanduk tersebut tertempel di Jalan putaran depan kampus IISIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi Pembangunan Jalan Tidak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hananto Krisna memastikan bahwa jalur putaran depan kampus IISIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tetap ditutup.

Penutupan akan dilakukan malam hari ketika aktivitas warga mulai menurun di sekitar lokasi.

"Pagi ini belum ditutup, rencananya malam ini, jam 12 malam, akan ditutup," kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Penutupan akan dilakukan selama proses pembangunan flyover di putaran depan kampus IISIP berlangsung. Putaran tersebut akan ditutup selama hampir satu tahun karena pembangunan flyover direncanakan rampung akhir 2020.

Baca juga: Dampak Pembangunan JPO, Sepanjang Jalan Tanjung Barat dan Lenteng Agung Macet

Sebelumnya, putaran jalur depan kampus IISIP dikabarkan akan ditutup hari ini.

Kabar tersebut tertulis dalam spanduk putih dengan lebar sekitar lima yang meter terpasang di kanan jalan dari arah Tanjung Barat menuju Lenteng Agung atau pinggir rel kereta api.

Spanduk tersebut bertuliskan kalimat "Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda. Mulai 15 November 2019 akan ada penutupan putaran IISIP Lenteng Agung".

Namun ketika Kompas.com coba menelusuri lokasi, ternyata putaran tersebut belum ditutup.

Dari pantauan Kompas.com pukul 07.30 WIB pagi ini, jalur putaran tersebut masih dilewati kendaraan.

Baca juga: Begini Konsep Flyover Lenteng Agung-Tanjung Barat di Depan IISIP

Salah satu petugas penjaga palang kereta bernama Rizman mengaku belum mendapat kabar terkait rencana penutupan tersebut.

"Ke saya juga enggak ada koordinasi apa - apa. Jadi enggak tahu jam berapa akan di tutup," ucap dia saat ditemui di lokasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Megapolitan
Soal SIKM, Pemprov DKI Tunggu Aturan Lebih Lanjut dari Kemenhub

Soal SIKM, Pemprov DKI Tunggu Aturan Lebih Lanjut dari Kemenhub

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Sehari Disuruh Layani 5 Pria

Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Sehari Disuruh Layani 5 Pria

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X