Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Kompas.com - 17/11/2019, 10:41 WIB
Keluarga dan kerabat pengguna skuter listrik GrabWheels yang tewas ditabrak, Wisnu (18) dan Ammar (18), menggelar aksi tabur bunga di Pintu 3 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (17/11/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIKeluarga dan kerabat pengguna skuter listrik GrabWheels yang tewas ditabrak, Wisnu (18) dan Ammar (18), menggelar aksi tabur bunga di Pintu 3 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (17/11/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga dan kerabat Wisnu (18) dan Ammar (18) menggelar aksi tabur bunga, Minggu (17/11/2019).  Wisnu dan Ammar merupakan pengguna skuter listrik GrabWheels yang tewas ditabrak.

Aksi tabur bunga digelar di lokasi ditabraknya Wisnu dan Ammar, yakni Pintu 3 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Keluarga Wisnu dan Ammar tampak mengenakan pakaian serba hitam. Mereka membawa poster bertulisan tuntutan untuk menegakkan keadilan, seperti "tegakkan hukum seadil-adilnya", "hilangkan pandangan hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas", dan "justiceforAmmar".


Tampak pula karangan bunga tulisan duka cita.

Baca juga: Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Kakak Wisnu, Jellita, mengatakan, keluarga korban meminta polisi mengadili penabrak Wisnu dan Ammar.

"Tangani kasus ini dengan adil," kata Jellita di Pintu 3 GBK.

Menurut Jellita, keluarga penabrak Wisnu sempat menemui keluarganya di rumah sakit. Keluarga penabrak meminta maaf atas kejadian tersebut.

Namun, keluarga korban tetap meminta hukum ditegakan.

"Keluarga pelaku, ibunya, ada, (menjenguk) di ICU," ujar Jellita.

Sebelumnya, dua orang pengguna otopet listrik GrabWheels tewas saat berkendara di kawasan Gate 3 Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019) dini hari. Dua orang ini bernama Wisnu (18) dan Ammar (18).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

Megapolitan
Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Megapolitan
Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Megapolitan
Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Megapolitan
Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Megapolitan
Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Megapolitan
Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Megapolitan
Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Megapolitan
Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Megapolitan
Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Megapolitan
Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Megapolitan
Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Megapolitan
Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Megapolitan
Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Megapolitan
2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X