Setahun Idamkan Mobil Pribadi, Pria Ini Nekat Gelapkan Minibus Temannya

Kompas.com - 21/11/2019, 10:54 WIB
Barang bukti penggelapan mobil di Pelabuhan Tanjung Priok. Dok. Polres Pelabuhan Tanjung PriokBarang bukti penggelapan mobil di Pelabuhan Tanjung Priok.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S (40) diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (11/11/2019) lalu.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengatakan S diamankan karena menggelapkan mobil milik temannya sendiri bernama Imam (53).

"Kasus penggelapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat bahwa pada Kamis (22/10/2019) di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pelaku menggelapkan mobil Imam," kata David melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Kamis (21/11/2019).


David mengatakan, S sudah setahun lamanya mengidamkan mobil pribadi. Ia lantas menjalin pertemanan dengan Imam hingga temannya itu percaya padanya.

Hingga pada hari kejadian, S berpura-pura meminjam mobil Imam. Karena sudah percaya dengan S, Imam meminjamkan saja mobil berjenis minibusnya itu.

Baca juga: Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Awalnya S pergi ke rumah Imam menjemput rekannya untuk pergi bekerja ke Pelabuhan Tanjung Priok. Setelah sampai, S pergi membawa mobil Imam.

Tapi setelah hampir sebulan, S menghilang dan tak kunjung mengembalikan mobil Imam.

"Tim melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi keberadaan S di wilayah Serang, Banten dan berhasil mengamankan pelaku," ucap David.

Ia lantas ditahan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. S dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Megapolitan
Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Megapolitan
Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Megapolitan
Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Megapolitan
Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Megapolitan
Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Megapolitan
Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Megapolitan
Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Megapolitan
BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Berita Foto
Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Megapolitan
Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Megapolitan
Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Megapolitan
PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

Megapolitan
40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X