Jumat Siang, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat

Kompas.com - 22/11/2019, 14:48 WIB
Ilustrasi polusi udara DragonImagesIlustrasi polusi udara
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kualitas udara DKI Jakarta masuk dalam kategori tidak sehat, pada Jumat (22/11/2019) siang, berdasarkan informasi dari situs penyedia data polusi udara AirVisual.

Pukul 13.38 WIB, kualitas udara Jakarta berstatus tidak sehat, dengan Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 157 dengan konsentrasi parameter PM2.5 67,4 ug/m3.

Dengan AQI tersebut, Jakarta berada peringkat ke-11 sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di antara kota-kota besar lainnya di dunia.

Baca juga: Aplikasi e-Uji Emisi Dapat Kurangi Polusi Udara DKI, Asalkan..


Pengukuran AirVisual terhadap kualitas udara dilakukan menggunakan parameter PM (particulate matter) 2,5 alias pengukuran debu berukuran 2,5 mikron berstandar US AQI.

Sementara itu, kualitas udara Depok, dan Bekasi masih lebih baik daripada Jakarta. Kualitas udara Bekasi masuk kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan US AQI 136, sedangkan kualitas udara Depok masuk kategori sedang atau moderate dengan US AQI 91.

Warga Jakarta, Depok, dan Bekasi disarankan untuk mengurangi kegiatan luar ruangan. Serta, warga yang beraktivitas di luar ruang disarankan untuk mengenakan masker guna menangkal polusi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X