Mirip Aslinya, Dollar Palsu yang Akan Diedarkan di Jakarta Utara Ada Tanda Air

Kompas.com - 22/11/2019, 17:17 WIB
Perbandingan dollar asli dan dollar palsu yang hendak diedarkan di Jakarta Utara. Kiri dollar palsu, kanan dollar asli. KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPerbandingan dollar asli dan dollar palsu yang hendak diedarkan di Jakarta Utara. Kiri dollar palsu, kanan dollar asli.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Pademangan mengamankan lima tersangka yang hendak mengedarkan dollar AS palsu di kawasan Jakarta Utara.

Namun, dollar palsu pecahan 100 dollar Amerika Serikat yang hendak diedarkan para tersangka tersebut berbeda dengan uang palsu yang sebelumnya ditemukan.

"Keunikan dari uang dollar palsu ini, ini kalau dilewatkan ke sinar UV ini ada terlihat watermark-nya (tanda air). Itu terlihat ada warna seperti watermark di dalamnya," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, di mapolsek Pademangan, Jumat (22/11/2019).

Tanda air itu seolah-olah memberi kesan bahwa uang yang hendak mereka edarkan adalah dollar aslinya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, saat uang palsu itu disinari dengan sinar ultraviolet, muncul tanda air menyala pada logo Kementerian Keuangan Amerika.

Selain itu, ada pula tanda air yang menyerupai benang ditengah-tengah uang tersebut.

Akan tetapi, tetap saja ada perbedaan tanda air di uang asli dan uang palsu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lima Orang Ditangkap karena Hendak Edarkan Dollar Palsu

Saat dibandingkan pada dollar asli, tanda air berada di pinggir setiap sisi uang tersebut.

Selain itu, benang di tengah lembaran uang tersebut berwarna merah, berbeda dengan uang palsu yang berwarna biru.

"Kertasnya ini berbeda, kertasnya ini (dollar palsu) lebih tipis walaupun ada watermarknya," tutur Budhi.

Selain itu, warna cetakan dari dollar palsu tersebut lebih terang ketimbang aslinya.

Adapun lima tersangka tersebut tertangkap setelah dijebak polisi pada Rabu (13/12/2019) lalu.

"Jadi total barang bukti mata uang palsu yang kita amankan itu 220.000 USD dengan pecahan 100 dollar AS. Apabila dirupiahkan bisa mencapai Rp 3 miliar," ucap Budhi.

Terhadap ke limanya dikenakan pasal 245 KUHP Tentang uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Menipis, Gedung Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi

Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Menipis, Gedung Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi

Megapolitan
Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Terdengar 2 Letusan Senjata

Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Terdengar 2 Letusan Senjata

Megapolitan
PPDB SMA di Kota Tangerang dan Tangsel Digelar Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

PPDB SMA di Kota Tangerang dan Tangsel Digelar Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Megapolitan
Pemkot Tangerang Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas secara Door to Door, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas secara Door to Door, Ini Alasannya

Megapolitan
Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Megapolitan
Hanya Tersisa Empat Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Tangsel

Hanya Tersisa Empat Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown, Warga Buat Dapur Umum, Aparat Jaga Akses Masuk

Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown, Warga Buat Dapur Umum, Aparat Jaga Akses Masuk

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rel KA di Bogor, Diduga Tertabrak Kereta

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rel KA di Bogor, Diduga Tertabrak Kereta

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari

Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari

Megapolitan
Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Megapolitan
Pecah Rekor Tiga Hari Berturut-turut, Grafik Kasus Covid-19 Jakarta Naik Drastis

Pecah Rekor Tiga Hari Berturut-turut, Grafik Kasus Covid-19 Jakarta Naik Drastis

Megapolitan
Lagi-lagi Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini Tembus 5.582

Lagi-lagi Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini Tembus 5.582

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X