Kompas.com - 28/11/2019, 15:05 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melepas secara simbolis perjalanan Kereta Bandara (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (5/10/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGAMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melepas secara simbolis perjalanan Kereta Bandara (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (5/10/2019).

TANGERANG, KOMPAS.com - Kereta Bandara tidak hanya digunakan para penumpang menuju Bandara Soekarno-Hatta saja, melainkan untuk moda transportasi pilihan pulang. Khususnya bagi warga Tangerang yang bekerja di Jakarta.

Salah satunya adalah Puspa Amelia (24) yang pernah diwawancarai Kompas.com beberapa waktu lalu. Puspa berharap manajemen Railink bisa menambah jam operasi lebih malam lagi untuk memfasilitasi para pekerja yang berasal dari Tangerang khususnya di dekat Stasiun Batu Ceper bisa menggunakan jasa KA Bandara.

Baca juga: Ketika Kereta Bandara Bukan Dipenuhi oleh Calon Penumpang Pesawat

Puspa mengatakan, alasannya menggunakan KA Bandara sebagai sarana transportasi sepulang kerja karena kenyamanan yang bisa ia dapatkan.

"Terus kan kosong keretanya, bisa duduk, bisa tidur," kata dia kepada Kompas.com.

Menanggapi permintaan para konsumer, VP Corporate Secretary and Legal PT Railink Muchtar mengatakan, saat ini KA Bandara sudah beroperasi cukup malam untuk memberikan fasilitas bagi warga yang kebetulan tujuannya searah dengan jalur KA Bandara.

Baca juga: Dua Tahun Beroperasi, PT Railink Klaim Penumpang Kereta Bandara Meningkat

"KA Bandara dari BNI City terakhir pukul 21.51 menuju Stasiun Batu Ceper dan Bandara Soekarno Hatta," ujar dia melalui pesan tertulis saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/11/2019).

Muchtar menilai bahwa saat ini belum diperlukan tambahan operasi jam malam. Dia juga menilai jam pemberangkatan pukul 21.51 WIB dari Stasiun Sudirman sudah mengakomodir pelayanan yang baik bagi masyarakat yang hanya menggunakan jasa KA Bandara sampai di Stasiun Batu Ceper.

"Ini sudah cukup malam untuk mengakomodir penumpang yang bekerja di sekitar Sudirman ke Batu Ceper," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Johar Baru Sering Tawuran, Jembatan 'Disalahkan' dan Harus Ditutup

Warga Johar Baru Sering Tawuran, Jembatan "Disalahkan" dan Harus Ditutup

Megapolitan
Lokasi Tes Genose C19 di Jakarta sebagai Syarat Perjalanan

Lokasi Tes Genose C19 di Jakarta sebagai Syarat Perjalanan

Megapolitan
[Update 22 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 23 Pasien

[Update 22 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 23 Pasien

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Saat Mako Brimob Diserbu Tahanan Teroris: 5 Polisi dan 1 Napi Tewas

[POPULER JABODETABEK] Saat Mako Brimob Diserbu Tahanan Teroris: 5 Polisi dan 1 Napi Tewas

Megapolitan
Kabupaten Bekasi Catat 35 Kasus Baru Covid-19, Kamis Kemarin

Kabupaten Bekasi Catat 35 Kasus Baru Covid-19, Kamis Kemarin

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman karena Gagal Menyalip

Sebuah Mobil Tabrak Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman karena Gagal Menyalip

Megapolitan
KRI Nanggala Hilang Kontak, Keluarga di Depok Berharap Kolonel Harry Selamat

KRI Nanggala Hilang Kontak, Keluarga di Depok Berharap Kolonel Harry Selamat

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Naik Lagi Jadi 1.707 Pasien

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Naik Lagi Jadi 1.707 Pasien

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan

Megapolitan
8 Aturan Warga Jakarta yang Hendak Keluar Kota di Masa Pengetatan dan Larangan Mudik

8 Aturan Warga Jakarta yang Hendak Keluar Kota di Masa Pengetatan dan Larangan Mudik

Megapolitan
'Radhar Panca Dahana Itu 'Orang Gila', Pikirannya Gila, Visioner...'

"Radhar Panca Dahana Itu 'Orang Gila', Pikirannya Gila, Visioner..."

Megapolitan
Buntut Konten Tiktok Persalinan, Majelis Etik IDI Siapkan Fatwa Etika Bermedia Sosial untuk Dokter

Buntut Konten Tiktok Persalinan, Majelis Etik IDI Siapkan Fatwa Etika Bermedia Sosial untuk Dokter

Megapolitan
Teladan dari Radhar Panca Dahana, Tetap Gigih Menafkahi Keluarga meski Badan Sudah Ringkih

Teladan dari Radhar Panca Dahana, Tetap Gigih Menafkahi Keluarga meski Badan Sudah Ringkih

Megapolitan
Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X