Tanggapi Pernyataan Anies, Seniman: Seperti Apa Imajinasi Pemprov DKI tentang Revitalisasi TIM?

Kompas.com - 02/12/2019, 22:26 WIB
Taman Ismail Marzuki KOMPAS/KARTONO RYADI (KR)Taman Ismail Marzuki

JAKARTA, KOMPAS.com - Seniman Arie F Batubara menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebutkan bahwa adanya perbedaan imajinasi antara seniman dan publik dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), terutama terkait pembangunan hotel bintang lima.

Arie kemudian mempertanyakan imajinasi seperti apa yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta tentang revitalisasi TIM.

"Menarik untuk dicari tahu lebih lanjut, seperti apakah imajinasi Pemprov DKI tentang Revitalisasi TIM? Kalau seniman, sejak awal sudah sangat jelas revitalisasi adalah untuk mengembalikan TIM sebagai pusat kesenian (arts center) yang sesungguhnya, yaitu laboratorium, etalase, dan barometer seni nasional maupun internasional," ucap Arie kepada Kompas.com, Senin (2/12/2019).Hal yang dibayangkan seniman, kata Arie, TIM dikembalikan sebagai pusat kesenian seperti 25 tahun pertama beroperasi.

Menurut Arie, art center sebagai laboratorium yaitu harus menghasilkan karya dan seniman terbaik. Selanjutnya memiliki poin sebagai etalase yakni harus menampilkan karya terbaik.

Baca juga: Polemik Pembangunan Hotel di TIM, Anies: Orang-orang Berimajinasi, Kita yang Disalahkan

Terakhir, sebagai barometer untuk menjadi ukuran apa yang ditampilkan sebagai karya seni terbaik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam konteks kesenian Indonesia seperti yang pernah terjadi pada 25 tahun pertama usia TIM. Dan untuk itu tidaklah ditandai dengan ada atau tidaknya hotel di sana. Tapi oleh karya seni yang lahir dan tampil di sana. Jadi, coba ditanya dong Gubernur," kata dia.

Padahal menurutnya jika memiliki imajinasi berbeda maka Pemprov DKI harus mengajak seniman untuk duduk dan berdiskusi bersama.

"Kalau memang benar-benar beda, maka kita bisa maklum lalu kemudian mencari cara untuk mempertemukannya," tuturnya.

Baca juga: Anies soal Revitalisasi TIM: Kita Jangan Jago Kandang Terus

Sebelumnya Anies menanggapi berbagai kritikan dari seniman maupun anggota DPRD DKI Jakarta hingga publik dilayangkan karena adanya rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan budaya tersebut.

Menurut Anies, banyak pihak berimajinasi soal revitalisasi TIM.

"Soal pembangunan TIM ini kalau imajinasinya berbeda repot. Orang-orang membuat imajinasi, lalu kita yang disalahkan," ucap Anies di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Megapolitan
Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Megapolitan
21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

Megapolitan
Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Megapolitan
Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Megapolitan
Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Megapolitan
Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Megapolitan
Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Megapolitan
Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Megapolitan
Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Megapolitan
Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Megapolitan
Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.