Saleh Husin Tertawa Ditulis Jabat Rektor UI di Karangan Bunga Unpad

Kompas.com - 05/12/2019, 05:52 WIB
Sebuah karangan bunga menarik perhatian di acara pelantikan Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2019-2024, Rabu (5/12/2019). Karangan bunga tersebut salah menuliskan nama rektor UI. Dok INSTAGRAM/DEPOK24JAMSebuah karangan bunga menarik perhatian di acara pelantikan Rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2019-2024, Rabu (5/12/2019). Karangan bunga tersebut salah menuliskan nama rektor UI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saleh Husin mengaku tertawa setelah mendapat informasi soal karangan bunga yang dikirimkan pimpinan dan civitas akademika Universitas Padjadjaran.

Karangan bunga tersebut bertuliskan ucapan selamat atas terpilihnya rektor UI yang baru.

Persoalannya, nama yang disebut sebagai Rektor UI dalam karangan bunga adalah Saleh Husin.

Sedangkan rektor UI yang baru dilantik adalah Prof Ari Kuncoro.

Baca juga: Beredar Foto Salah Tulis Nama Rektor UI di Karangan Bunga, Unpad Minta Maaf

Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto sudah sadarkan diri dan mampu diajak berbincang-bincang. Hal itu ia sampaikan usai menjenguk Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, Jumat (11/10/2019).KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto sudah sadarkan diri dan mampu diajak berbincang-bincang. Hal itu ia sampaikan usai menjenguk Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, Jumat (11/10/2019).
Saleh sendiri merupakan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UI yang melantik Ari Kuncoro.

Saleh mengaku mendapat foto karangan bunga tersebut dari Humas UI.

"Karangan bunga yang membuat saya terpingkal-pingkal," kata Saleh dalam pesan singkat.

"Anggap saja bagian dari doa serta bahan tertawa untuk melepaskan kepengatan kerja seharian," tambah mantan Menteri Perindustrian tersebut.

Saleh mengaku dihubungi Ketua MWA Unpad Rudiantara soal karangan bunga tersebut.

"Kami saling tertawa dan beliau katakan lagi mencari tau tentang kejadian kembang tersebut . Tapi saya tidak mempermasalahkannya, jadi anggaplah sebagai bagian dari doa," kata mantan anggota DPR dari Fraksi Hanura itu.

Foto tersebut beredar cepat di media sosial.

Menanggapi karangan bunga tersebut, Direktorat Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Aulia Iskandar menyampaikan permohonan maaf.

“Rektor dan segenap pimpinan Universitas Padjadjaran menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari adanya kejadian tersebut,” ujar Aulia dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/12/2019).

Saat ini, pihaknya masih menelusuri karangan bunga tersebut. Aulia berharap, kejadian ini tidak akan mengurangi rasa hormat Unpad kepada civitas akademika UI.

“Dan semoga keeratan hubungan yang sudah terjalin dengan baik selama ini tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Jalan DI Panjaitan, Sejumlah Motor Mogok

Banjir di Jalan DI Panjaitan, Sejumlah Motor Mogok

Megapolitan
Gejala Virus Corona Sangat Umum, Warga Diminta Waspada

Gejala Virus Corona Sangat Umum, Warga Diminta Waspada

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakarta Utara Kebanjiran

Kantor Wali Kota Jakarta Utara Kebanjiran

Megapolitan
Banjir Mulai Genangi Pademangan, Warga Stok Mie Instan hingga Air Bersih

Banjir Mulai Genangi Pademangan, Warga Stok Mie Instan hingga Air Bersih

Megapolitan
Jalan DI Panjaitan Macet Gara-gara Genangan Air Hujan

Jalan DI Panjaitan Macet Gara-gara Genangan Air Hujan

Megapolitan
Serangan Netizen ke Akun Medsos Pelaku Penodongan di Warteg Mempersulit Kerja Polisi

Serangan Netizen ke Akun Medsos Pelaku Penodongan di Warteg Mempersulit Kerja Polisi

Megapolitan
Butuh 3 Hari untuk Pastikan Pasien yang Dirawat di RSPI Terinfeksi Virus Corona

Butuh 3 Hari untuk Pastikan Pasien yang Dirawat di RSPI Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
MAPID Sajikan Peta Wilayah Rawan Banjir di Jakarta

MAPID Sajikan Peta Wilayah Rawan Banjir di Jakarta

Megapolitan
Antisipasi Virus Corona, Angkasa Pura II Bagikan Masker Gratis untuk Petugas Bandara Soetta

Antisipasi Virus Corona, Angkasa Pura II Bagikan Masker Gratis untuk Petugas Bandara Soetta

Megapolitan
Kronologi Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona hingga Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

Kronologi Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona hingga Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Cegah Virus Corona, Angkasa Pura II Perketat Pengawasan 2 Bandara Ini

Cegah Virus Corona, Angkasa Pura II Perketat Pengawasan 2 Bandara Ini

Megapolitan
Wabah Corona Menyerang, Lion Grup Tutup Sementara Penerbangan ke Wuhan

Wabah Corona Menyerang, Lion Grup Tutup Sementara Penerbangan ke Wuhan

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan Peralatan Sekolah hingga Obat-obatan untuk Korban Banjir

Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan Peralatan Sekolah hingga Obat-obatan untuk Korban Banjir

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Medan Merdeka Barat Tergenang

Hujan Deras, Jalan Medan Merdeka Barat Tergenang

Megapolitan
17 Titik di Jakarta Dilanda Banjir Siang Ini

17 Titik di Jakarta Dilanda Banjir Siang Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X