Disdik Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Asrama Rp 106 Miliar, Apa Urgensinya?

Kompas.com - 10/12/2019, 20:37 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat di ruang Komisi D, lantai 1, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIPlt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat di ruang Komisi D, lantai 1, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh menyebutkan ada beberapa poin pokok yang menjadi alasan Dinas Pendidikan mengajukan anggaran Rp 106 miliar untuk pembangunan boarding school atau sekolah asrama.

Anggaran ini diajukan dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 namun dicoret oleh Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

Menurut dia angka partisipasi kasar (APK) dari siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) masih harus ditingkatkan.

"Yang kedua dari berbagai macam riset yang kita lihat data untuk permohonan permintaan SMK cukup banyak gitu ya. Ketiga dari hasil kajian kita perlu boarding school untuk anak-anak yang kurang mampu terutama di daerah pesisir Jakarta Utara," jelas Syaefuloh di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Syaefuloh pun memandang positif terkait kritik dari sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta karena rencana pembangunan sekolah ini yang dinilai kurang kajian.

Baca juga: Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Menurut dia sebenarnya legislatif justru mendukung pembangunan sekolah yang disebut untuk anak dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah ini.

"Saya sih melihatnya bukan didrop. Kemarin seluruh anggota dewan sesungguhnya mendukung program yang diajukan oleh Disdik sangat mendukung untuk dibangun sekolah boarding untuk orang-orang miskin. Hanya saja saat proses diskusi dan sebagainya dewan menginginkan proses perencanaan yang lebih detil terutama aspek kurikulum dan sebagainya," paparnya.

Mengenai kajian, kata dia, akan terus dimatangkan oleh Dinas Pendidikan dan diajukan kembali mata anggarannya pada 2021.

"Kita penuhi dalam satu tahun ini nanti pada saat 2021 kami akan ajukan kembali hal urgensi mengenai boarding school ini," ucap Syaefuloh.

Diketahui, DPRD DKI Jakarta kompak menolak pembangunan sekolah asrama atau boarding school untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 74.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

Megapolitan
205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

Megapolitan
Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Megapolitan
Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

Megapolitan
Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Megapolitan
Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Megapolitan
Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Megapolitan
Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Megapolitan
Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Megapolitan
Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X