Tangerang Banjir, Tim SAR Kekurangan Orang hingga Perahu Karet

Kompas.com - 02/01/2020, 08:54 WIB
Banjir setinggi 1,5 meter terjadi di kawasan Perumahan Pulo Indah, Jalan Pulo Indah Permai 4, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Banjir merendan rumah warga sejak kemarin, Rabu (1/1/2019) hingga Kamis (2/1/2019) pagi. Belum ada bantuan yang didapat warga. KOMPAS.com/SABRINA ASRILBanjir setinggi 1,5 meter terjadi di kawasan Perumahan Pulo Indah, Jalan Pulo Indah Permai 4, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Banjir merendan rumah warga sejak kemarin, Rabu (1/1/2019) hingga Kamis (2/1/2019) pagi. Belum ada bantuan yang didapat warga.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Bencana banjir yang terjadi kawasan Tangerang sejak kemarin membuat area terdampak kian meluas.

Permintaan evakusi dari warga pun membludak. Namun, banyak wilayah tak terjangkau bantuan karena kekurangan tenaga hingga perahu karet.

Salah satunya adalah Perumahan Pulo Indah di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Di sana, tinggi air sudah hampir mencapai 2 meter. Warga pun sudah tidak berani melintas jalan karena khawatir tenggelam.

Informasi yang dihimpun Kompas.com pada Kamis (2/1/2020), warga mengungsi di salah satu rumah yang cukup tinggi di sana. Banyak terdapat anak-anak. Sementara bahan makanan menipis.

Baca juga: Banjir 2 Meter di Cipondoh, Warga Perlu Segera Dievakuasi

Kompas.com yang berusaha mencari perahu karet untuk area yang belum mendapat pertolongan itu.

Namun, hampir semua otoritas sedang menghadap kesulitan yang sama, kurang orang dan kurang perahu karet.

"Mohon maaf sebelumnya Bu kalau telat karena tim kami masih minta bantuan tenaga ke Basarnas," ujar salah seorang Petugas Humas Pemkot Tangerang yang menjadi call center reaksi cepat untuk bencana banjir kali ini, Kamis pagi.

Demikian pula saat menghubungi tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang juga bergerak melakukan evakuasi di lokasi banjir.

Namun, mereka kekurangan orang sehingga tak bisa menjangkau wilayah Petir, Cipondoh.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X