Melahirkan Saat Banjir, Esti Diungsikan ke Hotel

Kompas.com - 02/01/2020, 16:36 WIB
Seorang ibu yang juga warga Puri Indah, Jakarta Barat, datang ke Fave Hotel, Kembangan Selatan dengan menggunakan bantuan getek atau perahu dari UPK Badan Air Lingkungan Hidup, Kamis (2/1/2020) siang. Dia diungsikan dari lokasi banjir setelah beberapa saat melahirkan. KOMPAS.com/NICHOLAS RYANSeorang ibu yang juga warga Puri Indah, Jakarta Barat, datang ke Fave Hotel, Kembangan Selatan dengan menggunakan bantuan getek atau perahu dari UPK Badan Air Lingkungan Hidup, Kamis (2/1/2020) siang. Dia diungsikan dari lokasi banjir setelah beberapa saat melahirkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga Puri Indah, Jakarta Barat terlihat datang ke Fave Hotel, Kembangan Selatan menggunakan bantuan getek atau perahu dari UPK Badan Air Lingkungan Hidup, Kamis (2/1/2020) siang.

Esti, demikian nama ibu yang baru melahirkan bayi laki-lakinya pada Selasa (31/12/2019) malam. Dia dievakuasi dari tempat bidan.

"Lahirinnya pas malam tahun baru, terus nginap di sana (bidan) dan pas mau pulang eh banjir, kejebak di sana, dan ini baru dievakuasi," kata Esti kepada Kompas.com

Sekitar pukul 13.30 WIB Esti tiba dengan perahu getek bantuan UPK Badan Air Lingkungan Hidup. Tak hanya Esti, ada juga seorang perempuan lanjut usia yang ikut dalam perahu itu.

Beberapa warga Puri Indah memang baru bisa dievakuasi siang ini karena akses dan ketinggian air yang baru surut sekitar 10 sentimeter.

Baca juga: Warga Kedoya Selatan Korban Banjir Keluhkan Bantuan Logistik yang Belum Sampai

Salah satu warga dan pemilik warung depan Fave Hotel, Adul mengatakan bahwa banjir dengan ketinggian kali ini merupakan hal baru. Ia kaget ketika baru pulang dari luar kota, melihat warungnya sudah tergenang air.

"Belum pernah kayak gini, dulu mah cuman di jalanan aja, gak sampai ke warung saya. Makanya saya kaget, tapi katanya kemarin bisa sampai sedada," ujarnya.

Pukul 14.00 WIB, air mulai terlihat surut, mobil-mobil besar juga mulai bisa melewati depan hotel.

Namun untuk sepeda motor, terlihat masih kesulitan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Megapolitan
Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Megapolitan
5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Megapolitan
Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Megapolitan
Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Megapolitan
Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Megapolitan
Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Megapolitan
Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X