ANRI Buka Jasa Perbaikan Surat-surat Penting Warga Korban Banjir

Kompas.com - 02/01/2020, 17:44 WIB
proses perbaikan surat - surat penting yang dilakukan pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kamis (2/1/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONproses perbaikan surat - surat penting yang dilakukan pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kamis (2/1/2019)
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membuka pelayanan perbaikan ijazah, kartu keluarga, surat tanah, akta dan surat penting lain yang rusak karena banjir. Layanan masyarakat tersebut dibuka ANRI secara cuma-cuma.

Hal tersebut dikatakan Kepala Sub Direktorat Restorasi ANRI Anak Agung Sumardika saat ditemui di kantor ANRI di jalan Ampera Raya, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020).

"Ini program yang dari ANRI ini namanya Laraska, Layanan Restorasi Arsip Keluarga. Ini adalah program inovasi kita disini dan sudah berjalan mulai tahun kemarin 2019 launchingnya itu di bulan Mei," kata Sumardika.

Baca juga: Ini 38 Kantor BCA yang Tutup Sementara karena Banjir

Gede mengatakan masyarakat bisa langsung datang ke kantor ANRI secara dengan membawa surat-surat yang rusak. 

Setelah menyerahkan surat-surat yang rusak, warga bisa menunggu proses perbaikan surat yang memakan waktu beberapa jam saja.

"Tidak ada persyaratan administrasi khsusus. Cukup bawa saja surat yang rusak," kata dia.

Namun, Sumardika menekankan bahwa pihaknya hanya menangani perbaikan fisik surat saja. ANRI tidak punya wewenang untuk merubah dan menyebarkan isi surat tersebut.

"Jika surat berharganya hilang,  Itu silahkan menghubungi lembaga atau instansi penciptanya. Kami tidak berwenang di situ. Kami hanya perbaikan," kata dia.

Dia juga berujar bahwa masyarakat yang tidak bisa ke kantor ANRI karena terlalu jauh agar menghubungi akun Instagram @arsipnasionalri untuk mendapatkan kiat memperbaiki arsip yang rusak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
Wali Kota Bogor Ungkap Kondisi Kesehatannya Selama Isolasi Covid-19

Wali Kota Bogor Ungkap Kondisi Kesehatannya Selama Isolasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Amankan 19 Pemuda yang Berkerumun di Palmerah dan Pasar Rumput

Polisi Amankan 19 Pemuda yang Berkerumun di Palmerah dan Pasar Rumput

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X