Warga Sudah Antisipasi Banjir, Pemkot Depok Belum Terima Permintaan Perbaikan Dokumen

Kompas.com - 08/01/2020, 15:00 WIB
Posko terpadu yang dibuka Pemerintah Kota Depok di gedung perpustakaan daerah hingga  status siaga bencana berakhir, Sejin (6/1/2020) KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIPosko terpadu yang dibuka Pemerintah Kota Depok di gedung perpustakaan daerah hingga status siaga bencana berakhir, Sejin (6/1/2020)

DEPOK, KOMPAS.com -Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Depok belum menerima pengajuan pembuatan dokumen setelah bencana banjir dan longsor.

Sejauh ini, belum ada warga yang melaporkan kerusakan dokumen-dokumennya akibat banjir.

"Hingga hari ini saya belum menerima laporan adanya warga yang mengurus surat atau data diri yang hilang atau rusak," ujar Kepala Dukcapil Kota Depok, Misbahul Munir saat dikonfirmasi, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Pemkot Depok Buka Posko hingga Status Tanggap Bencana Selesai

Munir mengatakan Dinas Dukcapil telah mengimbau kepada warga untuk melaporkan jika ada surat berharga yang rusak untuk segera diurus.

Lurah dan camat juga sudah diimbau untuk mengingatkan warganya.

"Informasinya sudah disebar di setiap kelurahan dan memang ada prioritas bagi warga yang terdampak bencana," ujar Munir.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Cimanggis Eman Hidayat mengatakan bahwa daerahnya merupakan lokasi langganan banjir.

Baca juga: Ini Jadwal Perbaikan Dokumen untuk Korban Banjir di Jakarta

Namun saat ini belum ada warga yang melapor kerusakan surat. Dia menduga hal ini karena warga sudah bersiap dengan menyelamatkan barang berharganya.

"Di sini rata-rata langganan banjir seperti di Bukit Cengkeh dan Pondok Duta, jadi warga sudah mempersiapkan menyelamatkan barang berharga kayak surat begitu," ujar Eman.

Adapun pada awal Januari, kata Eman, terdapat 9 titik di wilayahnya yang mengalami dampak bencana banjir di wilayahnya.

"Titik itu sih yang banjirnya langganan, tapi sekarang sudah surut, dan belum ada yang mendaftar pembuatan surat-surat," ujar Eman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah RP 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah RP 9 Juta

Megapolitan
Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Megapolitan
Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X