Kompas.com - 09/01/2020, 17:01 WIB
Murid SMAN 8 menerjang banjir yang merendam Jalan Taman Bukit Duri depan SMAN 8, Jumat (26/4/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMurid SMAN 8 menerjang banjir yang merendam Jalan Taman Bukit Duri depan SMAN 8, Jumat (26/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan belajar mengajar siswa SMAN 8 Jakarta, Bukit Duri, Jakarta Selatan akan dipindah ke kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba jika banjir kembali merendam sekolah itu.

"Kita berharap jangan sampai terjadi banjir lagi, tapi bila keadaan darurat kita sudah siapkan langkah antisipasi dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke kampus UI Salemba," kata Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta Kamis.

Rita mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Universitas Indonesia (UI) terkait rencana pemindahan kegiatan belajar mengajar atau KBM siswa SMAN 8 bila terjadi situasi darurat seperti banjir.

"Koordinasi sudah, izin prinsip sudah disetujui, sedang proses administrasi," kata Rita.

Baca juga: Waspada Banjir Susulan di Jakarta, Ini yang Harus Diantisipasi

Banjir kerap menimpa SMAN 8 karena posisinya berada di kelokan aliran Sungai Ciliwung. Tidak hanya sekolah, luapan Ciliwung juga merendam permukiman warga setempat.

Banjir besar pernah terjadi tahun 1997, 2000, dan 2012 ketinggian mencapai dua meter. Tahun 2017 banjir kembali terjadi, tapi ketinggiannya cuma setinggi lutut.

"Terakhir tahun 2017 banjir juga cuma setinggi lutut. Sekarang ketinggiannya tidak kita duga," kata Rita.

Selama dua tahun terakhir 2018-2019 sekolah sempat terbebas dari banjir setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) menata bantaran kali dengan dibangun tanggul beton.

Baca juga: SMAN 8 Terendam 2 Meter, Kepala Sekolah: Banjir Tertinggi sejak Dibangun 1958

Awal tahun 2020 banjir kembali merendam sekolah dengan ketinggiannya mencapai dua meter.

Banjir sempat merendam lantai dasar sekolah yang terdapat ruang kelas, ruang OSIS, mushola, UKS dan kantin.

Rita mengatakan sebagai peralatan rusak akibat banjir seperti bangku untuk belajar siswa, seragam Paskibraka, dan mebel.

Untuk peralatan elektronik seperti komputer dan laboratorium serta perpustakaan aman dari terjangan banjir karena berada di lantai dua dan tiga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Megapolitan
Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Megapolitan
Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Megapolitan
Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Megapolitan
Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Megapolitan
'Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual'

"Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual"

Megapolitan
Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Megapolitan
Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Megapolitan
3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

Megapolitan
Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Megapolitan
Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Megapolitan
Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.