Gojek Bagikan Seragam dan Paket Kebersihan untuk Korban Banjir Jakarta

Kompas.com - 09/01/2020, 17:17 WIB
Warga melintasi area waduk yang terendam banjir di wilayah Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1/2020).Hujan lebat di awal tahun membuat kawasan teluk gong masih terendam banjir. KOMPAS.com/M ZAENUDDINWarga melintasi area waduk yang terendam banjir di wilayah Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1/2020).Hujan lebat di awal tahun membuat kawasan teluk gong masih terendam banjir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi penyedia layanan jasa berbasis aplikasi, Gojek membagikan ratusan seragam SD, SMP dan SMA serta paket kebersihan ke lima kotamadya di DKI Jakarta.

"Pembagian secara simbolis dilakukan hari ini di SDN Kapuk Muara 03, Penjaringan Jakarta Utara," kata Chief Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/1/2020), seperti dikutip Antara.

Ia berharap dengan bantuan itu para korban banjir bisa perlahan-lahan kembali beraktivitas dengan normal.

“Kami berharap dengan bantuan seperti paket seragam, siswa-siswa yang terdampak banjir bisa mengembalikan semangat belajar di sekolah dengan tenang," katanya.


Baca juga: Anies: Banjir dari Lebak sampai Bekasi, Sayangnya Tak Semua Dapat Perhatian

Pembagian seragam sekolah tersebut merupakan salah satu bentuk realisasi kerja sama tanggap darurat banjir dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan diresmikan Jumat (3/1).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap aksi cepat tanggap perusahaan aplikator itu dalam memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah.

Inisiatifnya membantu korban banjir terbagi dalam tiga inisiatif besar. Pertama, kemudahan donasi bagi pengguna lewat aplikasi.

Baca juga: Terendam Banjir 2 Meter, SDN Kramat Jati 19 Pagi Butuh Bantuan Seragam hingga Buku

Kedua, kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam penyaluran bantuan.

Ketiga, bantuan dari relawan yang terdiri dari gabungan mitra serta karyawan perusahaan itu yang turun langsung sejak hari pertama bencana.

Mereka telah membantu evakuasi ratusan korban dan membagikan ribuan paket bantuan logistik berisi makanan, obat-obatan, dan alat-alat kebersihan di 84 lokasi di Jabodetabek dan menjangkau lebih dari 10.000 warga.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi antusiasme semua pihak yang telah menunjukkan empatinya dengan cara terlibat langsung dan berdonasi. Ini merupakan contoh nyata perwujudan budaya gotong-royong yang dimiliki oleh bangsa Indonesia," ungkap Shinto.

Shinto juga menyebut, masyarakat dapat terus berdonasi dengan cara membuka aplikasi dan memilih shuffle card berjudul ‘GoGive Aksi Peduli Banjir’ yang terdapat di halaman utama aplikasinya atau melalui tautan http://bit.ly/gojekbantuanbanjir.

Seluruh donasi akan terus disalurkan untuk membantu korban, termasuk mitranya yang terkena bencana banjir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Megapolitan
Kurangi Sampah di TPST, Anies Minta Masyarakat Olah 30 Persen Sampah di Lingkungan Sendiri

Kurangi Sampah di TPST, Anies Minta Masyarakat Olah 30 Persen Sampah di Lingkungan Sendiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X