4 Stasiun di Jakarta Akan Ditata Rapi dan Terintegrasi pada Maret 2020

Kompas.com - 10/01/2020, 14:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pendopo, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pendopo, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2019)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta, PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, akan menata empat stasiun di Jakarta.

Empat stasiun itu, yakni Stasiun Sudirman-Dukuh Atas, Tanah Abang, Juanda, dan Senen.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan, empat stasiun tersebut sudah tertata rapi dan terintegrasi pada Maret 2020.

"Empat stasiun ini akan sepenuhnya diintegrasikan. Jadi bulan Maret besok, di 4 stasiun, kita akan saksikan wujud dari integrasi ini," ujar Anies di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (10/1/2020).

Baca juga: Perusahaan untuk Integrasikan Transportasi Dibentuk, Anies Puji Jokowi

Anies berujar, banyak permasalahan yang akan diselesaikan di stasiun-stasiun itu, mulai dari lalu lintas warga yang keluar-masuk stasiun, lalu lintas kendaraan di sekitar stasiun, serta menata angkutan umum lainnya di sekitar stasiun.

"Stasiunnya akan rapi, lalu lintas akan lancar, dan setiap stakeholder di tempat itu akan ada tempatnya. Kami akan kerja sama dengan seluruh stakeholder di sekitar stasiun itu, ojek online, taksi, dan angkutan lain," kata dia.

Anies menyampaikan, penataan stasiun itu nantinya di bawah kendali Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Anies Berterima Kasih dan Apresiasi Jokowi soal Integrasi Transportasi Jabodetabek

 

Sebab, Pemprov DKI Jakarta yang mengetahui rencana tata ruang di Jakarta. Dengan demikian, penataan transportasi mengikuti rencana tata ruang.

PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, lanjut Anies, sebenarnya bertugas menata dan membuat 72 stasiun di Jabodetabek terintegrasi.

Penataan stasiun lainnya akan dilakukan setelah penataan empat stasiun itu rampung.

"Sisanya, ada 68 lain, kami akan kerjakan sesegera mungkin," ucap Anies.

PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek dibentuk untuk mengintegrasikan transportasi massal di Jabodetabek.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Megapolitan
Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Jaktim Klaim Banjir Hanya di Satu Titik, Bagaimana Faktanya?

Wali Kota Jaktim Klaim Banjir Hanya di Satu Titik, Bagaimana Faktanya?

Megapolitan
Dari DPRD Jawa Barat ke Pilkada Depok, Imam Budi Jadi Pejabat dengan Laporan Aset Termahal

Dari DPRD Jawa Barat ke Pilkada Depok, Imam Budi Jadi Pejabat dengan Laporan Aset Termahal

Megapolitan
Pradi Supriatna Maju Pilkada Depok, Laporan Kekayaannya Rp 3,8 Miliar

Pradi Supriatna Maju Pilkada Depok, Laporan Kekayaannya Rp 3,8 Miliar

Megapolitan
Perda Penanggulangan Covid-19 Bakal Atur Sanksi hingga Jaminan Sosial Masyarakat di Jakarta

Perda Penanggulangan Covid-19 Bakal Atur Sanksi hingga Jaminan Sosial Masyarakat di Jakarta

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pilih Satu Hotel sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Pilih Satu Hotel sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE: RSD Patriot Candrabhaga Rawat 14 Pasien Covid-19 dengan Status Tanpa Gejala

UPDATE: RSD Patriot Candrabhaga Rawat 14 Pasien Covid-19 dengan Status Tanpa Gejala

Megapolitan
Polda Metro Gandeng Komunitas Ojol Bantu Pengawasan Protokol Kesehatan

Polda Metro Gandeng Komunitas Ojol Bantu Pengawasan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Azizah Ma'ruf - Ruhamaben Bakal Gencar Kampanye Daring Hadapi Pilkada Tangel

Azizah Ma'ruf - Ruhamaben Bakal Gencar Kampanye Daring Hadapi Pilkada Tangel

Megapolitan
14 Perusahaan di Jaktim Ditutup Sementara, Sebagian Besar di Cakung dan Pulogadung

14 Perusahaan di Jaktim Ditutup Sementara, Sebagian Besar di Cakung dan Pulogadung

Megapolitan
Kisah Balqis Berjuang Hadapi Penyakit Langka Vaskulitis, Jarinya Mengering hingga Putus Sendiri

Kisah Balqis Berjuang Hadapi Penyakit Langka Vaskulitis, Jarinya Mengering hingga Putus Sendiri

Megapolitan
Wagub DKI: Sanksi dan Operasi Yustisi Hanya Berkontribusi 20 Persen Penanganan Covid-19

Wagub DKI: Sanksi dan Operasi Yustisi Hanya Berkontribusi 20 Persen Penanganan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X