Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Driver Ojol di Rusun Cakung

Kompas.com - 10/01/2020, 18:28 WIB
JE (bertopen), pelaku pembunuhan driver ojek online bernama Rieke Andrianti memperagakan adegan saat hendak membunuh korbannya di Rumah Susun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIJE (bertopen), pelaku pembunuhan driver ojek online bernama Rieke Andrianti memperagakan adegan saat hendak membunuh korbannya di Rumah Susun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Rieke Andrianti (43), seorang pegawai travel murah dan pengemudi ojek online di Rumah Susun Griya Tipar Cakung, Cakung Barat, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, terdapat 26 adegan yang diperagakan JE sebagai pelaku pembunuhan Rieke. Rekonstruksi digelar sekitar pukul 16.00 WIB.

Adegan demi adegan diperagakan JE mulai dari luar rusun hingga kamar Rieke di lantai lima rusun.

"Jadi ada 26 adegan yang diperagakan, mulai dari yang bersangkutan melakukan perencanaan dibawah, kemudian dilanjutkan dengan yang bersangkutan mengambil pisau," kata Hery di lokasi, Jumat.

Hery menambahkan, tidak ada fakta terbaru yang didapat polisi dari rekonstruksi yang diperagakan JE.

Baca juga: Driver Ojol Perempuan Tewas di Rusun, Jasadnya Ditutupi Karpet Saat Ditemukan

Adapun JE nekat membunuh korban karena sakit hati sering dihina oleh korban yang merupakan tetangganya.

"Sementara dari hasil penyelidikan kita, motifnya balas dendam. Karena pelaku sering diejek oleh korban sering dikatakan jelek, hitam, dekil. Jadi timbul sakit hati dan berupaya menghabisi nyawa korban," ujar Hery.

Sebelumnya diberitakan, Rieke Andrianti (43) ditemukan tewas bersimbah darah di Rusun Griya Tipar Cakung sewaannya, di Kelurahan Cakung Barat, Cakung pada Jumat (8/11/2019).

Jasad perempuan yang merupakan pegawai travel umrah dan pengemudi ojek online itu ditemukan oleh tetangganya, Lucky Dwi Utama (20) pada pukul 20.30 WIB.

Hasil pemeriksaan Tim Identifikasi mendapati sejumlah luka akibat penganiayaan pada jasad Rieke, di antaranya pada bagian leher dan dada.

Baca juga: Tersangka JE Bunuh Driver Ojol Perempuan di Cakung dengan Menggunakan Pisau

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X