Kepergok Mencuri Rumah Kosong di Ciracas, Pelaku Nyaris Diamuk Massa

Kompas.com - 21/01/2020, 19:25 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pencuri rumah kosong di Jalan Gudang Air, Ciracas, Jakarta Timur, nyaris dikeroyok massa, Senin (20/1/2020).

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Diah Tin Agustin mengatakan, aksi pencuri bernama Kuswanto (35) itu dilakukan pada Senin sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, pelaku beraksi seorang diri mencuri barang berharga di rumah kosong di Jalan Gudang Air, Ciracas, Jakarta Timur.

Usai merampas barang berharga di dalam rumah tersebut, aksi pelaku terpergok warga.

"Seorang warga berteriak ‘maling, maling’ dan kemudian didengar warga lainnya yang ikut mengejar pelaku," kata Diah dalam keterangannya, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Begini Modus Para Pencuri Besi Tol yang Diringkus Polisi di Bekasi

Teriakan warga itu terdengar anggota Polsek Ciracas yang sedang patroli wilayah di sekitar TKP. Polisi pun langsung ikut mengejar pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku tertangkap sesaat setelah melakukan pencurian di dalam rumah kosong dengan mengambil barang di dalam rumah. Dia (pelaku) merusak gembok (rumah) menggunakan alat obeng dan palu," ujar Diah.

Saat ditangkap, pelaku nyaris diamuk warga yang marah. Polisi langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Ciracas.

Adapun barang yang dicuri pelaku dan turut diamankan polisi, yakni satu buah handphone, satu buah power bank, dan satu buah jam tangan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19 di RT/RW di Jakarta Diminta Lebih Aktif Pantau Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri

Satgas Covid-19 di RT/RW di Jakarta Diminta Lebih Aktif Pantau Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
LBH Jakarta Nilai Draf Revisi Perda Covid-19 DKI Jakarta Bias Kelas

LBH Jakarta Nilai Draf Revisi Perda Covid-19 DKI Jakarta Bias Kelas

Megapolitan
Krematorium di TPU Tegal Alur Beroprasi, Kapasitas 5 Jenazah per Hari

Krematorium di TPU Tegal Alur Beroprasi, Kapasitas 5 Jenazah per Hari

Megapolitan
Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Megapolitan
Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Megapolitan
Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Megapolitan
Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Megapolitan
Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X